Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati Sidak ke Gudang Bulog dan Pasar Pon

09 Mar 2026 - 06:51
Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati Sidak ke Gudang Bulog  dan Pasar Pon
Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog Mojongapit, Kabupaten Jombang, pada Senin (9/3/2026).( Foto: Istimewa)

Jombang, (afederasi.com) – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog Mojongapit, Kabupaten Jombang, pada Senin (9/3/2026). Sidak ini digelar untuk memastikan ketersediaan stok beras dan gabah dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Dalam kunjungan mendadak tersebut, politisi yang akrab disapa Mbak Estu ini mengecek langsung cadangan beras yang tersimpan di gudang Bulog Mojongapit serta memantau proses penyerapan gabah dari petani. Hasilnya, stok pangan di Jombang dipastikan masih dalam kondisi aman.

"Kalau stok di Bulog sekitar 65 ribu ton, itu aman sampai tahun depan. Apalagi nanti masih ada pengadaan dari panen raya tahun ini," ujar Sadarestuwati yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Bulog tengah menyiapkan pengadaan sekitar 25 ribu ton gabah dari hasil panen petani pada tahun 2026. Menurutnya, peran Bulog sangat strategis dalam menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

"Saya berharap Bulog tetap menjalankan fungsi seperti ini, menyerap gabah dari petani, memproduksi beras, lalu menstabilkan harga di pasar. Dengan begitu gejolak harga seperti kemarin bisa diredam," katanya.

Usai meninjau gudang Bulog, Sadarestuwati melanjutkan sidak ke Pasar Pon Jombang untuk memantau langsung harga kebutuhan pokok, termasuk beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita.

Di lokasi, harga beras SPHP tercatat berkisar antara Rp57 ribu hingga Rp58 ribu per kemasan, masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

"Para penjual juga senang menjual beras SPHP karena harganya sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini memang sedang tidak baik-baik saja," ungkapnya.

Sadarestuwati mengingatkan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan momen menjelang hari raya untuk menaikkan harga sembako secara tidak wajar.

"Sidak ini juga untuk memastikan sembako di pasar tradisional tercukupi. Jangan sampai menjelang hari raya harga tiba-tiba naik atau dinaikkan oleh oknum tertentu," tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga mendorong Bulog untuk mulai berperan dalam pengadaan dan distribusi gula pasir demi menekan harga komoditas tersebut agar lebih terjangkau masyarakat.

"Gula juga termasuk sembako. Saya berharap Bulog bisa membeli dan menyalurkan gula dengan harga yang lebih terjangkau untuk masyarakat," tutup Mbak Estu.

Sementara itu, Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanwil Jawa Timur Sugeng Hardono memastikan stok beras di wilayahnya sangat aman. Ia menyebutkan cadangan beras Bulog di Jawa Timur saat ini mencapai sekitar 999 ribu ton.

"Kami pastikan stok cukup hingga tahun depan karena saat ini ada sekitar 999 ribu ton," ujar Sugeng.

Ia menambahkan, Bulog terus menjaga stabilitas harga melalui distribusi beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita di berbagai pasar. Pihaknya juga tidak segan menindak pedagang yang menjual komoditas tersebut di atas HET.

"Jika ada penjual yang menjual beras SPHP dan Minyak Kita di atas HET, kami akan datangi bersama Satgas Pangan untuk memberikan teguran agar tidak mengulangi lagi," pungkasnya. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow