Viral Zulhas Bagi-bagi Duit Gocapan ke Warga, PAN Buka Suara: Bukan Politik Uang

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, memberikan tanggapannya terkait video Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas yang terlihat membagikan uang sebesar Rp 50 ribu atau gocap kepada warga.

13 Sep 2023 - 11:06
Viral Zulhas Bagi-bagi Duit Gocapan ke Warga, PAN Buka Suara: Bukan Politik Uang
Ketum PAN Zulkifli Hasan bagi-bagi uang gocapan ke warga. (tangkapan layar/ist)

Jakarta, (afederasi.com) - Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, memberikan tanggapannya terkait video Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas yang terlihat membagikan uang sebesar Rp 50 ribu atau gocap kepada warga. Viva Yoga Mauladi dengan tegas membantah bahwa aksi tersebut dapat digolongkan sebagai bentuk politik uang. Ia menjelaskan bahwa tindakan Zulhas tidak memiliki kaitan dengan kampanye partai PAN.

"Hal itu tidak ada kaitannya dengan kampanye PAN," ujar Viva kepada wartawan pada Rabu (13/9/2023).

Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa dalam video tersebut, Zulhas tidak memberikan narasi atau ajakan kepada warga untuk memilih partai PAN pada Pemilu 2024 mendatang. Oleh karena itu, menurut Viva, apa yang dilakukan oleh Zulhas dalam video tersebut bukan merupakan bentuk politik uang.

"Tidak ada narasi untuk memilih atau mencoblos PAN. Makanya tidak tepat jika dikatakan menjurus ke politik uang," tambahnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga turut menyoroti video Zulhas yang membagikan uang sebesar Rp 50 ribu atau gocap kepada warga. Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, menjelaskan bahwa KPK selalu mengkampanyekan sikap antikorupsi dalam proses demokrasi. Ali menekankan bahwa antikorupsi berarti tidak menggunakan taktik seperti menebar uang untuk meraih dukungan atau suara.

"Antikorupsi itu kan maknanya, ya tidak dengan menebar uang untuk meraup suara misalnya, meraup dukungan dan sebagainya. Karena itu cara-cara curang, kan begitu ya," ujar Ali pada wartawan.

Ali Fikri juga menekankan bahwa kampanye antikorupsi tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, tetapi juga kepada peserta pemilu dan penyelenggara pemilu. KPK berkomitmen untuk terus mengawal proses demokrasi yang berlangsung hingga Pemilu 2024. Sikap antikorupsi menjadi fokus utama dalam menjaga integritas dan transparansi dalam proses politik.

Video yang menjadi perbincangan tersebut diunggah oleh akun TikTok PAN pada 10 Juli 2023. Video tersebut memperlihatkan Zulhas membagikan uang pecahan Rp 50 ribu kepada sejumlah nelayan dan warga lainnya. Meskipun dari video berdurasi 24 detik tersebut tidak jelas di mana lokasi aksi bagi-bagi uang tersebut berlangsung, dalam video tertulis, "PAN PAN PAN, bagi-bagi gocapan." (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow