Viral Video Tes Bahasa Inggris Calon Karyawan KDKMP di Lamongan, Berujung Jadi Bulan-bulanan Netizen

@ivanprymbd:"Respon kami yaitu tidak ada gunanya, yang beli aja rakyat biasa yang ngga pakai dollar kok, kenapa pakai tes wawancara bhs inggris". @ayu_pio65:"Wkwkwkk...... Tanyain skill marketingnya ngapain pake bhs inggris sgl... Yg dihadapin nanti orang desa butuh bl kebutuhan sehari" ga bakalan bilang how much.... Area bny yg membagongkan sok keminggris.. Kejungup dadi entong".

18 May 2026 - 22:20
Viral Video Tes Bahasa Inggris Calon Karyawan KDKMP di Lamongan, Berujung Jadi Bulan-bulanan Netizen
Tangkapan layar saat momen seleksi wawancara kerja menggunakan bahasa Inggris untuk calon karyawan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Made, Kecamatan Lamongan, Jawa Timur, yang viral di media sosial. (Foto: Dok. Instagram @respons.media)

Lamongan, (afederasi.com) – Jagat maya dihebohkan oleh sebuah unggahan video yang memperlihatkan momen seleksi wawancara kerja di sebuah Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menariknya, proses wawancara bagi calon karyawan tersebut dilakukan sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris, yang memicu beragam reaksi menggelitik dari para netizen. Senin, (18/5/2026).

Berdasarkan unggahan akun Instagram @respons.media, peristiwa tersebut diketahui terjadi di KDKMP Desa Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Dalam video berdurasi 1.01 menit tersebut, tampak seorang pelamar pria sedang duduk di hadapan seorang pewawancara wanita di dalam kantor. Pewawancara terdengar memberikan sejumlah pertanyaan terkait latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja sang pelamar dalam bahasa Inggris. "So, last work last job you have?" tanya pewawancara wanita dalam video tersebut.

Dengan sedikit terbata-bata namun tetap berusaha tenang, calon karyawan pria tersebut mencoba menjawab pertanyaan yang diajukan. "Last job too I have is when I worked in FIF. As a debt collector," jawab sang pelamar pria sembari mengingat-ingat kosa kata.

Video yang diberi judul "Momen Tes Bahasa Inggris Calon Karyawan Kopdes Merah Putih" ini langsung diserbu ratusan komentar dari warganet. Banyak netizen yang menilai bahwa syarat kemampuan bahasa Inggris untuk tingkat koperasi desa dirasa kurang relevan dengan target pasar atau nasabah yang akan dihadapi sehari-hari.

Berikut beberapa komentar netizen yang meramaikan unggahan tersebut: @mas_whisnu:"Target nya Warga Desa, Test nya Bahasa Inggris. Lawak" . Kemudian akun @kun_ucw:"Padahal presidennya bilang, org desa gak terpengaruh dolar. Jadi wawancara ini faedahnya apa???".

@ivanprymbd:"Respon kami yaitu tidak ada gunanya, yang beli aja rakyat biasa yang ngga pakai dollar kok, kenapa pakai tes wawancara bhs inggris". @ayu_pio65:"Wkwkwkk...... Tanyain skill marketingnya ngapain pake bhs inggris sgl... Yg dihadapin nanti orang desa butuh bl kebutuhan sehari" ga bakalan bilang how much.... Area bny yg membagongkan sok keminggris.. Kejungup dadi entong".

Lalu akun @anggawijaya2003:"Kocak banget ya pake bahasa inggris tololnya kebangetan kan itu targetnya warga desa yang kaga pake dolar".

Meski menuai pro dan kontra karena dinilai terlalu berlebihan untuk skala koperasi desa, tidak sedikit pula netizen yang mengapresiasi keberanian dan usaha sang calon karyawan dalam menjawab pertanyaan menggunakan bahasa asing tersebut. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow