Polantas Gresik Sigap Evakuasi Mobil Mogok Hambat Lalu Lintas Mudik di Raya Sembayat
"Kami tidak ingin kendaraan mogok tersebut memicu kemacetan panjang, apalagi ini jalur utama mudik. Penanganan harus cepat,” ujar Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin.
Gresik, (afederasi.com) – Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026, aksi sigap jajaran Satlantas Polres Gresik kembali menjadi sorotan. Seorang pemudik yang mengalami kendaraan mogok di kawasan Jembatan Sembayat, Senin (23/03/2026), berhasil ditangani dengan cepat, sehingga kemacetan yang sempat mengancam dapat diurai.
Peristiwa itu terjadi saat petugas tengah berjibaku mengatur arus lalu lintas dari arah Kota Gresik menuju Bungah. Volume kendaraan yang terus meningkat membuat kepadatan tak terhindarkan, terutama di sepanjang Jembatan Sembayat hingga Simpang Tiga Betoyo.
Untuk mengantisipasi penumpukan, petugas bahkan memberlakukan sistem contraflow.
Namun di tengah upaya penguraian arus tersebut, sebuah mobil milik pemudik asal Pasuruan tiba-tiba berhenti tepat di jalur contraflow. Situasi itu langsung memicu perlambatan arus kendaraan di belakangnya.
Setelah dilakukan pengecekan, diketahui mobil tersebut mengalami kerusakan serius pada bagian kopling atau “ceplos”, sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.
Melihat potensi kemacetan yang bisa semakin parah, petugas Satlantas Polres Gresik langsung bergerak cepat.
“Kami tidak ingin kendaraan mogok tersebut memicu kemacetan panjang, apalagi ini jalur utama mudik. Penanganan harus cepat,” ujar Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin.
Tanpa menunggu lama, petugas segera menghubungi montir dari bengkel terdekat agar perbaikan bisa dilakukan langsung di lokasi. Langkah ini dinilai paling efektif untuk mempercepat penanganan tanpa harus mengevakuasi kendaraan keluar jalur yang justru berisiko menambah kepadatan.
Di saat bersamaan, aspek keselamatan penumpang juga menjadi prioritas. Petugas mengevakuasi seorang ibu dan anak yang berada di dalam kendaraan untuk menghindari risiko di tengah padatnya arus lalu lintas.
Keduanya kemudian diantar menuju wilayah Bungah dengan bantuan personel keamanan kawasan JIIPE, sehingga dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.
AKP Nur Arifin menegaskan, kehadiran polisi di lapangan bukan hanya untuk mengatur arus kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan bantuan saat dibutuhkan.
“Kami hadir bukan sekadar mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman dan membantu masyarakat dalam kondisi darurat. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama,” tegasnya.
Berkat respons cepat tersebut, arus lalu lintas di kawasan Jembatan Sembayat berangsur kembali normal. Insiden ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan solutif selama masa arus mudik.
Petugas pun mengingatkan para pemudik untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian, guna menghindari kejadian serupa yang dapat menghambat perjalanan dan membahCaption: Petugas Polantas saat mendorong mobil yang mogok di jalur padat arus mudik Lebaran 2026 Raya Sembayat Gresik (Fahrudin/afederasi.com)
Tag: Polantas Gresik, Evakuasi Mobil Mogok, Lalu Lintas Mudik, Arus Mudik Lebaran 2026
Keyword: Evakuasi
Polantas Gresik Sigap Evakuasi Mobil Mogok Hambat Lalu Lintas Mudik di Raya Sembayat
Gresik, (afederasi.com) – Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026, aksi sigap jajaran Satlantas Polres Gresik kembali menjadi sorotan. Seorang pemudik yang mengalami kendaraan mogok di kawasan Jembatan Sembayat, Senin (23/03/2026), berhasil ditangani dengan cepat, sehingga kemacetan yang sempat mengancam dapat diurai.
Peristiwa itu terjadi saat petugas tengah berjibaku mengatur arus lalu lintas dari arah Kota Gresik menuju Bungah. Volume kendaraan yang terus meningkat membuat kepadatan tak terhindarkan, terutama di sepanjang Jembatan Sembayat hingga Simpang Tiga Betoyo.
Untuk mengantisipasi penumpukan, petugas bahkan memberlakukan sistem contraflow.
Namun di tengah upaya penguraian arus tersebut, sebuah mobil milik pemudik asal Pasuruan tiba-tiba berhenti tepat di jalur contraflow. Situasi itu langsung memicu perlambatan arus kendaraan di belakangnya.
Setelah dilakukan pengecekan, diketahui mobil tersebut mengalami kerusakan serius pada bagian kopling atau “ceplos”, sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.
Melihat potensi kemacetan yang bisa semakin parah, petugas Satlantas Polres Gresik langsung bergerak cepat.
“Kami tidak ingin kendaraan mogok tersebut memicu kemacetan panjang, apalagi ini jalur utama mudik. Penanganan harus cepat,” ujar Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin.
Tanpa menunggu lama, petugas segera menghubungi montir dari bengkel terdekat agar perbaikan bisa dilakukan langsung di lokasi. Langkah ini dinilai paling efektif untuk mempercepat penanganan tanpa harus mengevakuasi kendaraan keluar jalur yang justru berisiko menambah kepadatan.
Di saat bersamaan, aspek keselamatan penumpang juga menjadi prioritas. Petugas mengevakuasi seorang ibu dan anak yang berada di dalam kendaraan untuk menghindari risiko di tengah padatnya arus lalu lintas.
Keduanya kemudian diantar menuju wilayah Bungah dengan bantuan personel keamanan kawasan JIIPE, sehingga dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.
AKP Nur Arifin menegaskan, kehadiran polisi di lapangan bukan hanya untuk mengatur arus kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan bantuan saat dibutuhkan.
“Kami hadir bukan sekadar mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman dan membantu masyarakat dalam kondisi darurat. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama,” tegasnya.
Berkat respons cepat tersebut, arus lalu lintas di kawasan Jembatan Sembayat berangsur kembali normal. Insiden ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan solutif selama masa arus mudik.
Petugas pun mengingatkan para pemudik untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian, guna menghindari kejadian serupa yang dapat menghambat perjalanan dan membahayakan keselamatan di jalan.(frd)
What's Your Reaction?



