Pastikan Pelayanan Optimal di Hari Lebaran Petugas Lapas Jombang Dilarang Libur, Kakanwil Jatim: Kami Siaga 24 Jam!

17 Mar 2026 - 12:46
Pastikan Pelayanan Optimal di Hari Lebaran Petugas Lapas Jombang Dilarang Libur, Kakanwil Jatim: Kami Siaga 24 Jam!
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono, saat menggelar Safari Ramadan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Jombang, Selasa (17/3/2026). (Foto:Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Momen Hari Raya Idul Fitri identik dengan libur panjang dan mudik ke kampung halaman. Namun, aturan itu tidak berlaku bagi jajaran pemasyarakatan di Jawa Timur. Para petugas Lapas dan Rutan justru harus siaga penuh tanpa libur demi memastikan pelayanan optimal bagi warga binaan dan keluarganya.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono, saat menggelar Safari Ramadan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Jombang, Selasa (17/3/2026). 

Kegiatan yang dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, ini menjadi penutup rangkaian Safari Ramadan Kanwil Ditjenpas Jatim tahun 1447 H.

Dalam kunjungannya, Kadiyono menegaskan komitmen jajaran pemasyarakatan untuk tetap memberikan pelayanan prima selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri. Ia menyebut, meski instansi lain mulai menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) dan cuti bersama, petugas pemasyarakatan tidak mengenal kata libur.

"Ketika masyarakat merayakan Idul Fitri dan mudik ke kampung halaman, jajaran pemasyarakatan tetap siaga. Tidak ada yang libur. Ini untuk memastikan pelayanan kunjungan berjalan baik dan sesuai ketentuan," tegasnya kepada awak media, Selasa sore (17/03/2026).

Kadiyono menjelaskan, lonjakan kunjungan keluarga warga binaan biasanya terjadi pada hari kedua atau ketiga Lebaran. Oleh karena itu, ia mewajibkan seluruh Kepala Lapas (Kalapas) dan Kepala Rutan (Karutan) untuk tetap berada di tempat guna mengawasi langsung jalannya pelayanan.

Ia mengingatkan agar tidak ada celah sedikit pun dalam pelayanan yang berpotensi menimbulkan keluhan, baik dari keluarga maupun warga binaan.

"Selama Ramadan hingga Idul Fitri, Kakanwil, Kalapas, maupun Karutan tidak boleh meninggalkan tempat. Kita harus stand by untuk memastikan layanan kunjungan sesuai aturan dan berjalan tertib," ujarnya.

Lebih lanjut, Kadiyono menekankan bahwa dedikasi dan loyalitas yang ditunjukkan petugas pemasyarakatan dalam melayani negara dan warga binaan merupakan bentuk pengabdian yang bernilai ibadah.

Pererat Sinergi Lapas dan Pemda Jombang
Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Jombang, Rino Soleh Sumitro, menyambut baik agenda Safari Ramadan ini. 

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk mempererat silaturahmi dan koordinasi antara lembaga pemasyarakatan dengan pemerintah daerah.

Sinergi yang harmonis dengan masyarakat, kata Rino, sangat krusial dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

"Momentum Safari Ramadan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus menumbuhkan sikap berbuat baik kepada narapidana maupun pengunjung. Kami ingin layanan semakin humanis dan profesional," ujarnya.

Kegiatan Safari Ramadan di Lapas Jombang diisi dengan buka puasa bersama, pemberian santunan kepada anak yatim di sekitar lapas, serta tausiyah singkat oleh KH  Nur Hadi yang akrab disapa Mbah Bolong.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima di Lapas Jombang selama Ramadan dan Idul Fitri, sekaligus memperkuat nilai keagamaan dan kepedulian sosial di lingkungan pemasyarakatan. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow