Kolaborasi DLH dan SMK Hasilkan Ornamen Taman HUT Gresik Tuai Apresiasi

18 Feb 2026 - 12:49
Kolaborasi DLH dan SMK Hasilkan Ornamen Taman HUT Gresik Tuai Apresiasi
Ornamen Taman hasil kolaborasi DLH dan pelajar SMK menghiasi taman dikawasan Tugu Keris Sumilang Gandring Kota Gresik. (frd)

Gresik, (afederasi.com) - Semangat pemberdayaan pelajar vokasi menjadi warna kuat dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-52 Pemerintah Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-539 Kota Gresik. Melalui kolaborasi nyata, karya siswa SMK kini turut mempercantik wajah kota sekaligus membuktikan bahwa pendidikan vokasi mampu menghasilkan produk yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui sinergi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik bersama SMK Mambaul Ulum Kebomas dalam pembuatan ornamen taman yang kini terpasang di kawasan Tugu Keris Sumilang Gandring. 

Ornamen berbahan akrilik bertuliskan ucapan selamat HUT Pemkab Gresik ke-52 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-539 tersebut seluruhnya dikerjakan oleh para pelajar.

Kepala DLH Gresik, Sri Subaidah, menjelaskan kerja sama ini tidak hanya bertujuan memperindah taman kota, tetapi juga menjadi bagian dari pemberdayaan pelajar agar kompetensi mereka dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, pelibatan siswa SMK juga memberikan efisiensi anggaran sekaligus membuka ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kualitas keterampilan yang dimiliki. 

Hasil karya tersebut bahkan dinilai melampaui ekspektasi, terutama saat malam hari ketika ornamen tampak semakin menarik dengan dukungan pencahayaan lampu taman.

“Selain lebih efisien, ini bagian dari upaya pemberdayaan pelajar agar mereka bisa menunjukkan kompetensinya. Kami juga tidak menyangka hasilnya sangat memuaskan,” ujarnya.

Ornamen tersebut kini menjadi bagian dari dekorasi peringatan hari jadi sekaligus menambah estetika salah satu landmark kebanggaan masyarakat Gresik.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Gresik, Eko Agus Suwandi, mengapresiasi sinergi lintas sektor tersebut. 

Ia menilai keterlibatan siswa dalam proyek nyata menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan lulusan yang siap berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Ia menegaskan, proyek ini merupakan bentuk pembelajaran berbasis praktik yang menghasilkan karya produktif sekaligus berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

Eko juga mengajak seluruh elemen, baik pemerintah maupun swasta, untuk terus membuka ruang kolaborasi bagi siswa SMK agar ekosistem pendidikan vokasi semakin kuat, produktif, dan berdaya saing.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow