Jelang Operasional Juni Mendatang, Dandim Lamongan Matangkan Kesiapan KDKMP
"Koperasi ini harus menjadi motor penggerak ekonomi desa yang transparan dan akuntabel. TNI hadir untuk memastikan proses pembangunannya berjalan tepat waktu dan tepat sasaran menuju operasional nasional Juni nanti," tegas Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dalam sambutan daringnya.
Lamongan, (afederasi.com) – Menjelang pengoperasian secara berkala dan nasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada Juni 2026 mendatang, kesiapan di tingkat daerah terus diperketat. Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Selasa (10/03/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di lokasi KDKMP Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan ini menjadi langkah penting untuk memastikan infrastruktur ekonomi desa tersebut siap mendukung ketahanan pangan nasional secara serentak dalam tiga bulan ke depan.
Dalam arahannya, Wakapanglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menekankan bahwa tenggat waktu menuju Juni 2026 harus dimanfaatkan untuk evaluasi mendalam. KDKMP diproyeksikan menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan yang mampu menyerap potensi lokal di seluruh penjuru tanah air.
"Koperasi ini harus menjadi motor penggerak ekonomi desa yang transparan dan akuntabel. TNI hadir untuk memastikan proses pembangunannya berjalan tepat waktu dan tepat sasaran menuju operasional nasional Juni nanti," tegas Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dalam sambutan daringnya.
Ia menegaskan bahwa KDKMP bukan sekadar unit usaha, melainkan instrumen untuk memastikan distribusi kesejahteraan menjangkau lapisan masyarakat terbawah.
Merespons instruksi tersebut, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyatakan kesiapan penuh jajaran Kodim 0812 Lamongan untuk mengawal implementasi KDKMP di wilayahnya. Menurutnya, sisa waktu menjelang Juni akan digunakan untuk mematangkan sinergi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.
"Kami di tingkat daerah siap bersinergi. KDKMP adalah peluang besar bagi warga untuk mengelola potensi desanya secara lebih profesional dengan pendampingan dari TNI, terutama menyongsong operasional nasional Juni mendatang," ujar Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.
Beberapa poin utama yang menjadi fokus Kodim 0812 dalam progres KDKMP meliputi validasi data potensi desa untuk memetakan komoditas unggulan di setiap kecamatan. Selain itu, dilakukan pendampingan teritorial dengan mengerahkan Babinsa untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat koperasi. Terakhir adalah pengawasan infrastruktur guna memastikan fisik bangunan koperasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kehadiran KDKMP diharapkan mampu menjadi solusi permanen dalam memutus rantai distribusi yang selama ini merugikan petani dan pengrajin lokal. Dengan sistem yang terintegrasi secara nasional pada Juni 2026, nilai tambah ekonomi diharapkan tetap berputar di desa dan meningkatkan taraf hidup warga Lamongan secara signifikan. (yan)
What's Your Reaction?



