Hanyut Sejauh 35 Kilometer, Jenazah Mustofa Ditemukan di Wilayah Kediri

Mustofa (45), warga Ngantru yang hilang saat mencari ikan di Sungai Brantas, ditemukan meninggal dunia di wilayah Kediri setelah dua hari pencarian.

20 May 2026 - 19:44
Hanyut Sejauh 35 Kilometer, Jenazah Mustofa Ditemukan di Wilayah Kediri
Anggota Basarnas ketika mengevakuasi proses jenasah Mustofa (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Mustofa (45), warga Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, yang dilaporkan hilang akibat terpeleset saat mencari ikan di Sungai Brantas, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (20/5/2026).

Jenazah Mustofa ditemukan tersangkut di aliran Sungai Brantas yang masuk wilayah administratif Kabupaten Kediri. Korban sebelumnya dinyatakan hilang setelah terpeleset ke dalam sungai pada Selasa (19/5/2026).

Komandan Tim OPS SAR Basarnas Trenggalek, Nuryono, mengatakan jasad korban ditemukan sejauh 35 kilometer dari lokasi awal kejadian. Penemuan tersebut bermula dari laporan warga terkait adanya mayat mengapung di dekat Jembatan Semampir, Kediri, sekitar pukul 08.30 WIB.

"Tubuh korban ditemukan sekitar 35 kilometer dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di wilayah Ngantru, Tulungagung," ujar Nuryono, Rabu (20/5/2026).

Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Sekitar pukul 09.30 WIB, petugas berhasil mengevakuasi jenazah korban dari arus Sungai Brantas yang cukup deras.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Bhayangkara Kediri untuk proses identifikasi. Hasil pemeriksaan medis memastikan bahwa jenazah tersebut adalah benar Mustofa, warga Desa Bendosari yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan.

"Laporan temuan mayat tersebut terkonfirmasi adalah Mustofa," tegas Nuryono.

Sebelumnya, tim SAR telah mengerahkan dua perahu karet untuk menyisir aliran sungai hingga radius tiga kilometer. Namun, derasnya arus sungai membuat upaya pencarian sempat mengalami kendala teknis dan memakan waktu hingga dua hari.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Pihak keluarga telah menerima kabar duka tersebut, dan jenazah korban saat ini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Pencarian telah dihentikan dan jenazah korban sudah kami serahkan kepada pihak keluarga," pungkasnya.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow