Dubes Uzbekistan Ziarah ke Makam Wali Gresik, Bidik Kerja Sama Religi dan Ekonomi

Hari ini kami mendampingi Gubernur Samarkand untuk bertemu dengan Bupati Gresik dalam rangka menyambungkan sanad antara Maulana Malik Ibrahim dengan Bahauddin Sogarji (Shaghir) yang makamnya berada di Samarkand,” ungkapnya.

06 Apr 2026 - 02:12
Dubes Uzbekistan Ziarah ke Makam Wali Gresik, Bidik Kerja Sama Religi dan Ekonomi
Rombongan duta besar Uzbekistan didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat berziarah ke makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Upaya memperkuat hubungan sejarah dan spiritual antara Indonesia dan Uzbekistan kian nyata. Rombongan pejabat tinggi Uzbekistan, termasuk duta besar dan gubernur, melakukan ziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim, Minggu (05/04/2026), didampingi langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda religi, tetapi juga menjadi momentum strategis membuka peluang kerja sama lintas sektor, mulai dari wisata ziarah, pertukaran keilmuan Islam, hingga penguatan ekonomi antara Gresik dan Uzbekistan.

“Kami menyambut baik kunjungan ini dan berharap Gresik semakin dikenal sebagai tujuan ziarah religi dunia,” ujar Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik.

Dalam suasana hangat, Pemkab Gresik turut memperkenalkan kekayaan budaya lokal melalui sajian kuliner khas seperti nasi krawu, pudak, dan minuman tradisional legen kepada para tamu.

Perwakilan International Relations Imam Bukhari Center, Rofi Eka Shanty, menjelaskan bahwa kunjungan ini memiliki misi penting, yakni menyambungkan kembali sanad atau hubungan genealogis tokoh-tokoh besar Islam lintas negara.

“Hari ini kami mendampingi Gubernur Samarkand untuk bertemu dengan Bupati Gresik dalam rangka menyambungkan sanad antara Maulana Malik Ibrahim dengan Bahauddin Sogarji (Shaghir) yang makamnya berada di Samarkand,” ungkapnya.

Gus Yani menambahkan, keterkaitan sejarah tersebut juga melibatkan tokoh-tokoh penting seperti Sunan Ampel, Syekh Jumadil Kubro, serta Ibrahim As-Samarqandi yang memiliki hubungan dengan ulama di Uzbekistan.

Sebagai penguat kajian sejarah, rombongan Uzbekistan menyerahkan buku silsilah kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. Buku tersebut saat ini masih berbahasa Uzbek dan tengah dalam proses penerjemahan ke bahasa Inggris dan Indonesia.

Tak hanya aspek sejarah dan keagamaan, pertemuan ini juga membahas potensi kerja sama ekonomi antara Gresik dan Samarkand.

Gubernur Samarkand Adiz Muzafarovich Boboyev menyatakan ketertarikannya terhadap sektor manufaktur Gresik, khususnya pengolahan tembaga dan emas.

Bahkan, Adiz secara langsung mengundang Bupati Gresik untuk berkunjung ke Samarkand guna menindaklanjuti peluang kerja sama tersebut dengan melibatkan pelaku usaha dan industri dari kedua wilayah.

Rombongan Uzbekistan yang hadir di antaranya Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov, serta pengelola Makam Rukhabad di Samarkand.

Selain itu, sejumlah perwakilan agen perjalanan dari Uzbekistan juga turut hadir untuk menjajaki kerja sama dengan operator umrah dan pariwisata di Indonesia, membuka peluang jalur kunjungan dua arah.

Kunjungan ini menjadi tonggak penting, tidak hanya dalam mempererat hubungan bilateral, tetapi juga dalam mengangkat Gresik sebagai salah satu pusat wisata religi dunia yang terhubung dengan jejak peradaban Islam lintas negara.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow