BPJS Ketenagakerjaan Meraih Penghargaan Emas dalam Kompetisi ASRRAT 2023 untuk Penerapan Prinsip ESG

BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan konsistensi dalam menerapkan prinsip-prinsip environment, social, and governance (ESG), mengukir prestasi di tingkat nasional.

08 Nov 2023 - 12:55
BPJS Ketenagakerjaan Meraih Penghargaan Emas dalam Kompetisi ASRRAT 2023 untuk Penerapan Prinsip ESG
BPJS Ketenagakerjaan Kembali Raih Gold Rank ASSRAT 2023. (Dok: BPJamsostek)

Jakarta, (afederasi.com) -  BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan konsistensi dalam menerapkan prinsip-prinsip environment, social, and governance (ESG), mengukir prestasi di tingkat nasional. Dalam kompetisi Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2023 yang digelar oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) pada Senin (6/11/2023), BPJS Ketenagakerjaan meraih Gold Rank, yang merupakan predikat tertinggi dalam kategori public sector. 

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan, Asep Rahmat Suwandha, menjelaskan bahwa prestasi ini adalah bagian dari upaya untuk mewujudkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang terpercaya, berkelanjutan, dan menyejahterakan seluruh pekerja Indonesia. Dia menyatakan, "Penghargaan yang kita dapatkan ini merupakan wujud transparansi dan keterbukaan informasi kepada seluruh pemangku kepentingan. Melalui Laporan Tahunan Terintegrasi ini kami mengkomunikasikan seluruh proses bisnis dan pencapaian yang disuguhkan secara komprehensif dan menyeluruh dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip ESG." seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

BPJS Ketenagakerjaan, sebagai satu-satunya Badan Hukum Publik yang ditunjuk pemerintah dalam menyelenggarakan jaminan sosial ketenagakerjaan, telah melakukan digitalisasi layanan dengan dampak positif bagi peserta dan sejalan dengan prinsip sosial dan lingkungan (environment and social). Teknologi elektronik "know your customer" (e-KYC) pada aplikasi JMO telah meningkatkan kecepatan proses pengajuan klaim dan mengurangi emisi limbah kertas sebanyak 13,9 persen dari tahun sebelumnya.

Dalam hal kepatuhan atau governance, BPJS Ketenagakerjaan telah mengimplementasikan Governance, Risk, Compliance, and Control (GRCC) melalui strategi perlindungan empat lapis (four lines of defense) dalam pengelolaan risiko institusi.

Ketua NCCR, Dr. Ali Darwin, mengapresiasi para peserta ASRRAT 2023 yang telah berdedikasi tinggi terhadap transparansi dan akuntabilitas serta memiliki inisiatif dalam mengukur dan memitigasi risiko dampak lingkungan dan sosial. Ia mengatakan, "Laporan keberlanjutan telah memberikan wawasan berharga mengenai kemajuan yang telah dicapai dalam mengurangi emisi, melestarikan sumber daya, dan memajukan keadilan sosial. Hal ini juga berfungsi sebagai roadmap untuk diikuti oleh bisnis dan organisasi lain."

BPJS Ketenagakerjaan juga berhasil mendapatkan penghargaan dalam Australasian Reporting Awards (ARA), menegaskan kualitas yang setara dengan organisasi, perusahaan, dan institusi dari Australia, Selandia Baru, serta negara-negara di kawasan Asia-Pasifik.

Asep Rahmat Suwandha menyimpulkan dengan harapannya bahwa prestasi ini akan mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk terus memperkuat komitmen dan strategi dalam pelaksanaan program jaminan sosial tenaga kerja yang berkelanjutan bagi seluruh pekerja di Indonesia. Dia berharap, "Kedepan kami bukan hanya bisa mempertahankan, tetapi juga meningkatkan prestasi ke level yang lebih baik lagi. Kami juga berharap capaian ini menambah kepercayaan publik atas performa dan kinerja institusi serta dapat menginspirasi institusi lain yang ada di Indonesia."(mg-2/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow