Ular Coros di Kasur, Membuat Pemilik Rumah Shock, Damkar Gresik Temukan Ular di Tumpukan Buku
“Saya kaget sekali waktu masuk kamar tiba-tiba melihat ular, terlihat ekornya sembunyi di bawa bantal. Ya shock panik langsung keluar rumah,” tuturnya.
Gresik, (afederasi.com) – Seorang ibu rumah tangga di Perum Grand Nirwana Blok I No. 8A, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jumat (22/05/2026) sore, dibuat terkejut setelah mendapati seekor ular coros bersembunyi di dalam kamar rumahnya.
Tak ingin mengambil risiko, penghuni rumah langsung meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik Pos Menganti untuk melakukan evakuasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik Suyono melalui Perwira Piket Sugiono mengatakan laporan masuk sekitar pukul 15.10 WIB. Petugas rescue Pos Damkar Menganti langsung bergerak menuju lokasi tiga menit setelah laporan diterima.
“Begitu menerima laporan dari warga, anggota langsung kami kerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan karena ular berada di dalam rumah dan dikhawatirkan membahayakan penghuni,” ujar Sugiono.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.44 WIB dan langsung melakukan penyisiran di dalam kamar serta area sekitar rumah.
Menurut Sugiono, proses pencarian sempat berlangsung cukup hati-hati karena ular bersembunyi di area yang sulit terlihat.
“Setelah dilakukan pencarian di dalam kamar dan sekitar lokasi, ular akhirnya ditemukan bersembunyi di tumpukan buku,” jelasnya.
Meski tak berbisa, Tim rescue tetap menggunakan protap peralatan khusus agar ular tak menggigit penghuni rumah maupun petugas.
Pemilik rumah, Sekti Indah, mengaku syok saat pertama kali melihat ular tersebut berada di dalam kamar rumahnya. Ia khawatir ular masuk ke area tempat tidur dan membahayakan keluarganya.
“Saya kaget sekali waktu masuk kamar tiba-tiba melihat ular. Langsung panik dan keluar rumah, kemudian telpon suami saya. Suami menghubungi Damkar, Alhamdulillah sudah ditemukan di tumpukan buku, terimakasih kasih Samkar Menganti Gresik,” tuturnya.
Sementara itu, sang suami, Miftah, mengatakan dirinya langsung mencari bantuan setelah mendapat laporan dari istrinya.
“Karena takut ular masuk ke tempat lain dan membahayakan keluarga, saya langsung menghubungi rekan untuk meminta bantuan petugas Damkar,” ujarnya.
Proses evakuasi selesai sekitar pukul 16.32 WIB tanpa kendala. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian tersebut.
Sugiono mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap ular sendiri apabila menemukan hewan liar masuk ke rumah.
“Kalau menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya, segera laporkan ke petugas agar bisa ditangani dengan aman dan tidak menimbulkan korban,” tegasnya.
Dalam operasi rescue tersebut, Damkar Gresik Pos Menganti menerjunkan lima personel yakni Riduwan, Rozaq, Sayyid, Rayhan, dan Desi dengan satu unit mobil rescue.
Data Damkar Gresik mencatat hingga Mei 2026 telah terjadi 86 kejadian rescue dan 10 kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Gresik.(frd)
What's Your Reaction?

