Tragis! Penjual Kopi di Jombang Tewas Dibunuh Diduga Suami Siri

15 Nov 2025 - 11:15
Tragis! Penjual Kopi di Jombang Tewas Dibunuh Diduga Suami Siri
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, saat konferensi pers dengan media, Jumat(14/11/2025). (Foto:Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Seorang penjual kopi di Jombang, Jawa Timur, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kediamannya. Polisi memastikan Tri Retno Jumilah (62) menjadi korban pembunuhan dan kini memburu suami siri korban yang diduga kuat sebagai pelaku.


Jasad Retno yang sudah membusuk ditemukan di kamar tidurnya di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Temuan ini berawal dari laporan tetangga yang mencium bau tidak sedap dari dalam rumah korban.


Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menegaskan bahwa Retno adalah korban pembunuhan. Kesimpulan ini didasarkan pada hasil autopsi yang dilakukan oleh dokter forensik RS Bhayangkara Kediri.


"Dari autopsi ditemukan banyak luka akibat kekerasan benda tumpul di tubuh korban. Sebab kematian adalah kekerasan tumpul pada kepala yang mengakibatkan perdarahan pada otak. Bisa kita simpulkan korban ini adalah korban pembunuhan," jelas Dimas di Polres Jombang, Jumat (04/11/2025).


Luka paling fatal, menurut polisi, berada di bagian kepala korban.
Dimas mengungkapkan, Retno sehari-hari tinggal bersama suami sirinya yang berinisial P. Keduanya telah menjalani pernikahan siri sejak tahun 2016. Namun, hubungan rumah tangga mereka kerap diwarnai cekcok.


Saat jasad Retno ditemukan, P telah menghilang. Kondisi rumah korban dalam keadaan tertutup rapat dengan dua pintu terkunci dari dalam. Satu pintu lainnya juga terkunci, namun kuncinya hilang.
Polisi juga tidak menemukan sepeda motor Yamaha Vixion milik korban.

Diduga kuat, kendaraan tersebut dibawa kabur oleh P. Meski demikian, barang berharga seperti perhiasan dan uang tunai masih berhasil ditemukan di dalam rumah."Jadi kesimpulan sementara ini mengarah ke suami siri korban berinisial P," tegas AKP Dimas.


Saat ini, jajaran Polres Jombang tengah melakukan penyelidikan intensif untuk melacak keberadaan P, yang diduga sebagai pelaku pembunuhan. Beberapa barang bukti, seperti selimut, bantal, dan pakaian korban, telah diamankan untuk mendukung penyelidikan.


"Saat ini kita sedang melakukan serangkaian penyelidikan guna mendalami keberadaan dari P ini sendiri," pungkas Dimas.


Korban terakhir kali terlihat oleh anaknya yang berinisial EK pada Senin (10/11/2025). Setelah itu, wanita yang berprofesi sebagai penjual kopi itu tidak lagi terlihat aktivitasnya, hingga akhirnya jasadnya yang membusuk ditemukan tiga hari kemudian.


Kasus pembunuhan terhadap penjual kopi di Jombang ini menyisakan duka dan mengejutkan warga setempat. Masyarakat berharap polisi segera menangkap pelaku untuk diadili sesuai hukum yang berlaku. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow