Terbawa Arus Sejauh 6 Kilometer, Korban Kedua Banjir Bandang Situbondo Ditemukan di Pinggir Sungai Jatibanteng
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad korban terakhir, Jelani (53), dalam kondisi meninggal dunia.
Situbondo, (afederasi.com) – Upaya pencarian intensif terhadap korban hanyut di Sungai Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, akhirnya membuahkan hasil memilukan pada hari kelima pencarian. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad korban terakhir, Jelani (53), dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (12/3/2026) siang.
Sejak pukul 07.00 WIB, tim penyelamat telah menyisir aliran sungai secara visual dan memperluas pencarian hingga ke area muara laut. Strategi penyisiran darat dan pola pencarian paralel di permukaan air dilakukan demi memastikan tidak ada sudut yang terlewatkan dalam misi kemanusiaan ini.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan cukup jauh dari titik awal kejadian. "Korban ditemukan di area ladang, sekitar 10 meter dari bibir sungai," ujar Oka dalam keterangannya.
Titik penemuan tersebut berada pada jarak sekitar 6,8 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang. Petugas menemukan Jelani pada pukul 10.43 WIB dalam posisi yang sudah tidak bernyawa. "Tim langsung mengevakuasi korban menuju RSUD Besuki menggunakan ambulans," tambahnya singkat.
Penemuan Jelani menandai berakhirnya duka pencarian panjang di wilayah Jatibanteng. Sebelumnya, korban lain bernama Tohari (44) juga telah ditemukan oleh petugas dalam kondisi serupa. Keduanya diketahui merupakan warga setempat yang terseret derasnya arus sungai beberapa hari lalu.
Setelah memastikan seluruh korban ditemukan, Tim SAR Gabungan menggelar rapat evaluasi dan debriefing pada tengah hari. Seluruh personel yang terlibat dari berbagai unsur akhirnya ditarik kembali ke kesatuan masing-masing seiring dengan usulan penutupan operasi.
Oka pun menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi tanpa lelah yang ditunjukkan oleh seluruh relawan dan petugas di lapangan. "Operasi SAR resmi kami usulkan untuk ditutup. Terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bekerja keras hingga seluruh korban ditemukan," pungkasnya. (vya/dn)
What's Your Reaction?



