Spektakuler! Pagelaran Seni  "Gulo Klopo" Jombang Sedot Ribuan Pengunjung

06 Jul 2026 - 11:19
Spektakuler! Pagelaran Seni  "Gulo Klopo"  Jombang  Sedot Ribuan Pengunjung
Pagelaran yang dikemas dalam tajuk Dedikasi Seni untuk Yatim dan Dhuafaku yang ke-6 ini sukses menyedot perhatian masyarakat Jombang dan sekitarnya di Lapangan Sawunggaling SMAN 3 Jombang, Sabtu (04/07/2026) malam. (Foto: Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Gemuruh tepuk tangan dan decak kagum bergema di Lapangan Sawunggaling SMAN 3 Jombang, Sabtu (04/07/2026) malam. Ribuan pengunjung memadati lokasi untuk menyaksikan pagelaran seni tradisional spektakuler "Gulo Klopo" yang digelar Sanggar Tari IJ Art.

Pagelaran yang dikemas dalam tajuk Dedikasi Seni untuk Yatim dan Dhuafaku yang ke-6 ini sukses menyedot perhatian masyarakat Jombang dan sekitarnya. Tidak hanya menjadi pentas pelestarian budaya, acara ini juga menjadi wujud kepedulian sosial dengan pemberian santunan bagi 320 anak yatim dan dhuafa.

Mengusung tema "Gulo Klopo", pagelaran ini mengangkat simbol kebesaran Kerajaan Majapahit. Pimpinan Sanggar IJ Art, Inggit Fimanaya, menjelaskan bahwa Gulo Klopo atau Gula Kelapa merupakan panji kebesaran Majapahit yang melambangkan bendera dwarna merah-putih, yang konon dikibarkan di Candi Ngrimbi.

Pementasan epik ini mengisahkan masa sulit di era pemerintahan Tribhuwana Tunggadewi, terutama saat pemberontakan di Sadeng dan Keta. Kisah ini kemudian bersinggungan dengan pengambilan sumpah Mahapatih Gajah Mada pada 1334. Sumpah Palapa yang diikrarkan Gajah Mada menjadi titik balik sejarah Nusantara, di mana ia berikrar tidak akan merasakan kenikmatan duniawi sebelum berhasil mempersatukan Nusantara di bawah naungan Majapahit.

"Hari ini kita mengenalkan sejarah kepada masyarakat dengan tradisi visual melalui pementasan agar sejarah mudah dipahami lewat pertunjukan seni tari," pungkas Inggit. Pengenalan sejarah melalui seni pertunjukan ini dinilai efektif untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda.

Ribuan pasang mata terpaku menyaksikan setiap gerakan tari yang memukau. Kombinasi antara tarian tradisional yang enerjik, tata panggung megah, serta iringan musik gamelan yang syahdu menciptakan atmosfer magis yang membawa penonton larut dalam suasana Kerajaan Majapahit.

Suasana semakin meriah dengan antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Jombang. Anak-anak hingga orang tua tampak menikmati pertunjukan yang berlangsung hingga larut malam. Tidak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen melalui ponsel pintar mereka, membagikan kemeriahan pagelaran ini di berbagai platform media sosial.

Apresiasi dan Dukungan Penuh Pemkab Jombang
Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Anom Antono, S.Sn, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebut pergelaran seni yang dilakukan Sanggar IJ Art merupakan wujud nyata upaya pelestarian budaya yang harus terus didukung.

"Pemerintah mempunyai tugas untuk melindungi, melestarikan, dan memanfaatkan objek kemajuan kebudayaan. Malam ini, teman-teman sanggar tari IJ Art telah melakukan upaya pelestarian di mana generasi muda sudah ditanamkan kearifan lokal melalui kegiatan menari," ungkanpnya

Salah satu pengunjung Reyhan sangat terpukau dan kagum melihat pementasan gula kelapa yang bisa disaksikan secara langsung bersama teman temannya. 

"Baru petama kali ini melihat langsung pementasan, sangat bagus dan sangat kreatif pementasanya. Kalau bisa kegiatan semacam ini sering di lakukan disamping memajukan UMKM juga seni budaya juga bisa di nikmati secara langsung oleh masyarakat sekitar," pungkasnya.

Kesuksesan pagelaran "Gulo Klopo" ini menjadi bukti bahwa masyarakat Jombang memiliki antusiasme tinggi terhadap pelestarian budaya lokal. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin dengan konsep yang lebih inovatif dan melibatkan lebih banyak generasi muda. Dengan demikian, warisan budaya leluhur tetap lestari dan menjadi kebanggaan Kabupaten Jombang di kancah nasional. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow