Manfaatkan Libur Sekolah, Pemkab Situbondo Gelar Khitanan Massal untuk 1.000 Anak

Pemkab Situbondo menggelar khitanan massal gratis bagi 1.000 anak selama libur sekolah. Program ini menyasar tiga wilayah untuk memudahkan akses masyarakat.

06 Jul 2026 - 11:22
Manfaatkan Libur Sekolah, Pemkab Situbondo Gelar Khitanan Massal untuk 1.000 Anak
Salah satu peserta khitanan massal di pendopo rakyat situbondo (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Situbondo memanfaatkan momen libur sekolah tahun 2026 dengan menggelar khitanan massal gratis. Program ini menargetkan 1.000 anak sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, ini resmi dimulai di Pendopo Rakyat Situbondo pada Senin (6/7/2026). Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga 12 Juli 2026 mendatang.

​Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo, Husna Laili, menyatakan bahwa pemilihan waktu libur sekolah dilakukan agar proses pemulihan anak tidak mengganggu kegiatan belajar.

​"Program ini memang diinisiasi Mas Rio. Kami sengaja memilih momen libur sekolah agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya tanpa khawatir mengganggu aktivitas sekolah anak," ujar Husna Laili atau yang akrab disapa Mbak Una.

​Selain di Pendopo Rakyat, layanan kesehatan ini juga dipusatkan di dua lokasi lain yakni Balai Desa Jangkar untuk wilayah timur dan Pendopo Pate Alos untuk wilayah barat. Langkah ini diambil agar akses layanan khitan lebih terjangkau bagi warga di berbagai pelosok.

​Mbak Una menegaskan, kegiatan sosial ini menjadi komitmen pemerintahan Mas Rio dan Wakil Bupati Ulfi dalam menyeimbangkan pembangunan fisik dengan pengembangan sumber daya manusia.

​"Selain pembangunan infrastruktur, kami fokus pada kesehatan melalui aksi nyata. Kami juga mendorong sektor pendidikan melalui beasiswa agar masyarakat Situbondo memiliki sumber daya manusia yang sehat dan unggul," tegasnya.

​Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Rina Widharnani, menambahkan bahwa seluruh biaya tindakan medis ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah dengan dukungan dari para mitra. Tidak hanya layanan medis, peserta juga mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

​"Seluruh layanan gratis. Bahkan, setiap peserta menerima bingkisan berupa sarung serta uang transport sebagai bentuk dukungan kami kepada orang tua," kata Rina.

​Program ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu orang tua peserta, Wati, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, program ini menjadi solusi nyata bagi keluarga di tengah kebutuhan ekonomi yang meningkat.

​"Kami sangat bersyukur. Ini sangat membantu kami yang ingin mengkhitankan anak di momen libur sekolah tanpa harus memikirkan biaya," ungkap warga Desa Alasmalang tersebut.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow