Proyek PJU Ruas Kabuh–Tapen Jombang Rp 1,7 Miliar Masuk Tahap Lelang

06 Jul 2026 - 11:34
Proyek PJU Ruas Kabuh–Tapen Jombang Rp 1,7 Miliar Masuk Tahap Lelang
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Sugianto. (Foto: santoso/afederasi.com

Jombang, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mengebut proses pengadaan proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Kabuh–Tapen. Dengan nilai anggaran mencapai Rp 1,7 miliar, proyek strategis ini saat ini masih dalam tahap lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Sugianto, mengungkapkan bahwa pembangunan PJU di jalur penghubung Kabuh menuju Tapen tersebut merupakan bagian dari Program Indikatif Kecamatan (PIK) yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun ini.

"Program PIK ini merupakan usulan murni dari kecamatan. Dari 21 kecamatan yang ada, rata-rata memang mengusulkan pembangunan penerangan jalan umum karena sangat dibutuhkan masyarakat," jelas Sugianto kepada awak media, Senin (06/07/2026).

Menurut Sugianto, ruas Kabuh–Tapen menjadi prioritas utama karena tercatat sebagai lokasi dengan panjang trek pembangunan PJU terbesar di tahun 2026. Kondisi jalan yang gelap selama ini dinilai membahayakan keselamatan pengendara, sehingga pemerintah daerah mengalokasikan anggaran terbesar untuk ruas tersebut.

"Panjangnya mencapai belasan kilometer, makanya anggarannya juga yang paling besar dibanding titik lainnya, yakni sekitar Rp 1,7 miliar," terangnya.

Proses Lelang dan Target Pengerjaan

Saat ini, proses administrasi tengah berjalan di tingkat PBJ. Pemerintah daerah memastikan sistem lelang berlangsung transparan dan akuntabel. Sugianto berharap proses ini tidak memakan waktu lama agar pembangunan fisik dapat segera direalisasikan.

"Sekarang masih proses pengadaan di PBJ dengan sistem lelang. Kita tunggu lelang selesai dan kontrak ditandatangani, baru pekerjaan konstruksi bisa dilaksanakan. Target kita, proses lelang selesai dalam waktu dekat," ujarnya.

Selain fokus pada ruas Kabuh–Tapen, Dishub Jombang juga akan melakukan pembangunan PJU di sejumlah kawasan lain secara paralel. Salah satu lokasi yang turut masuk daftar adalah kawasan wisata di Kecamatan Wonosalam. Namun, Sugianto mengaku belum hafal secara rinci titik-titik spesifik di wilayah pegunungan tersebut.

"Ada juga di wilayah wisata Wonosalam, tetapi untuk titiknya saya tidak hafal secara detail. Yang jelas, yang paling prioritas dan paling panjang pengerjaannya memang di ruas Kabuh–Tapen," pungkasnya.

Dengan adanya penerangan jalan ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas menurun dan aktivitas ekonomi masyarakat di jalur Kabuh–Tapen dapat meningkat, terutama pada malam hari. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow