RSUD Jombang Gelar Forum Renja dan FKP 2026-2027, Tekad Wujudkan Pelayanan Kesehatan Prima

20 Feb 2026 - 13:56
RSUD Jombang Gelar Forum Renja dan FKP 2026-2027, Tekad Wujudkan Pelayanan Kesehatan Prima
RSUD Jombang menggelar Forum Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) tahun 2027 dan Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 di ruang bung Hatta RSUD Jombang Jawa Timur, Jumat (20/02/2026). (Foto: Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – RSUD Jombang menggelar Forum Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) tahun 2027 dan Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 sebagai wujud komitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan untuk susun program kerja berbasis aspirasi publik. 

Acara yang berlangsung di ruang Bung Hatta pada Jumat (20/2/2026) ini menjadi ajang strategis dalam menyusun program kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Untuk Wujudkan visi Jombang Maju dan Sejahtera dengan layanan kesehatan prima

Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, M.KP, secara langsung membuka kegiatan yang dihadiri jajaran direksi, Kepala Bapperida Hartono, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi masyarakat, media, dan komunitas difabel Jombang.

"Komitmen kami membawa RSUD Jombang menjadi kebanggaan masyarakat. Lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima," tegas dr. Pudji dalam sambutannya.

Menyerap Aspirasi untuk Pelayanan Lebih Baik

Forum ini tidak sekadar memaparkan program, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk menyerap masukan dari berbagai pemangku kepentingan. dr. Pudji menegaskan bahwa partisipasi publik sangat menentukan arah kebijakan rumah sakit ke depan.

"Masukan dari stakeholder sangat penting untuk memperbaiki dan meningkatkan layanan kami. Kami ingin masyarakat ikut mengawal rencana kerja yang sudah disusun, mulai dari tingkat desa hingga organisasi kemasyarakatan," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, RSUD Jombang memaparkan capaian kinerja tahun 2025 serta rencana program yang akan dijalankan pada 2026 dan 2027. Evaluasi dan peningkatan volume pelayanan menjadi fokus utama guna menjawab tingginya kebutuhan layanan kesehatan di Kabupaten Jombang.

Selaras dengan Visi Bupati Warsubi

Langkah RSUD Jombang sejalan dengan visi Bupati Jombang, Warsubi, yang mengusung Jombang Maju dan Sejahtera. Salah satu misi utama adalah menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul, berkualitas, dan berdaya saing.

"Kami sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus memastikan masyarakat Jombang sehat. Ini tugas yang harus dijalankan maksimal, baik dari sisi alat, SDM, maupun kompetensi tenaga medis," jelas dr. Pudji.

Prestasi dan Inovasi RSUD Jombang

Pada forum tersebut, dr. Pudji memaparkan secara rinci profil RSUD Jombang, mulai dari luas lahan, kapasitas tempat tidur, jumlah pegawai, hingga data kunjungan pasien harian. Sejumlah pencapaian membanggakan turut disorot:

1. Status BLUD sejak 2008 yang memberikan fleksibilitas pengelolaan anggaran.

2. Akreditasi Paripurna yang diraih sejak 2022 sebagai bukti mutu layanan terjaga.

3.Rujukan Regional Jawa Timur bagian tengah sejak 2015, menunjukkan posisi strategis RSUD Jombang dalam sistem kesehatan wilayah.

"Inovasi pelayanan terus kami lakukan setiap tahun agar selalu relevan dengan kebutuhan masyarakat. Status BLUD memudahkan kita bergerak cepat dalam peningkatan layanan," tambah dr. Pudji yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DPPKB-PPPA Jombang.

Forum Renja dan FKP ini menjadi bukti nyata komitmen RSUD Jombang dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan transparan. 

Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok difabel, RSUD Jombang memastikan tidak ada satupun kelompok yang terabaikan dalam akses pelayanan kesehatan.

Ke depan, RSUD Jombang bertekad terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan pendekatan humanis, profesionalisme, dan inovasi berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat Jombang yang sehat, maju, dan sejahtera. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow