Pemkab Jombang Gelar Apel dan Aksi Bersih Sampah di Pasar Ploso

08 Jun 2026 - 11:56
Pemkab Jombang Gelar Apel dan Aksi Bersih Sampah di Pasar Ploso
Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, S.Ag., M.Pd saat melakukan bersih sampah dalam peringatan hari lingkungan hidup sedunia, Sabtu (06/06/2026). (Foto: Istimewa)

Jombang, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menunjukkan komitmen nyata dalam memerangi perubahan iklim global. 

Mengusung tema internasional "Inspired by Nature. For Climate. For Our Future" yang diselaraskan dengan tema nasional "Saatnya Bekerja untuk Iklim", Pemkab Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkolaborasi dengan berbagai unsur menggelar Apel Aksi Hari Lingkungan Hidup dan Aksi Bersih Sampah di Sub Terminal Ploso dan Pasar Ploso pada Sabtu (6/6/2026) pagi.

Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB ini dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Forkopimcam Ploso, aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, tokoh masyarakat, aktivis lingkungan, hingga ratusan pelajar dari sekolah Adiwiyata.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, S.Ag., M.Pd yang hadir mewakili Bupati Jombang Warsubi, memimpin langsung jalannya apel di halaman Pasar Ploso. 

Dalam sambutannya, Gus Wabup Salmanudin mengingatkan pentingnya mitigasi iklim, terlebih Jombang merupakan daerah yang bertumpu pada sektor pertanian yang sangat rentan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir dan kekeringan.

"Upaya bekerja untuk iklim dapat kita mulai dari lingkungan terkecil, yaitu dari diri kita sendiri dan rumah tangga kita masing-masing. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten," ujar Gus Wabup Salmanudin di hadapan para peserta apel.

Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemkab Jombang berkomitmen untuk mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan, mulai dari perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), program penanaman pohon, hingga pengelolaan sampah secara bertahap.

"Mari bergerak bersama, menjaga alam kita, dan memastikan Jombang tetap hijau, lestari, dan berkelanjutan!" tegasnya.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan langsung dilanjutkan dengan aksi nyata di area Pasar Ploso. Wakil Bupati Jombang didampingi Ketua I TP PKK Kabupaten Jombang, Ning Ema Erfina, memimpin aksi pungut sampah.

Aksi ini diikuti secara kompak oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang Agus Purnomo, bersama Ketua DWP Kabupaten Lilik Agus Purnomo, para Staf Ahli, Asisten, para Kepala OPD, serta para siswa Adiwiyata.

Salah satu gerakan inovatif yang menarik perhatian adalah Gerakan "Rampok Kresek" . Petugas menyisir area pasar dan mengganti setiap kantong plastik sekali pakai (kresek) yang digunakan pengunjung dengan tas guna ulang yang ramah lingkungan.

Ning Ema Erfina, istri Wakil Bupati, bersama Lilik Agus Purnomo dan jajaran Kepala OPD turun langsung ke dalam pasar untuk melakukan edukasi. Mereka menghampiri warga dan pedagang, lalu menukarkan kantong plastik dengan gratis menggunakan kantong belanja ramah lingkungan yang dapat dipakai berulang kali.

Aksi lokal di Kabupaten Jombang ini bergerak selaras dengan agenda lingkungan di tingkat pusat. Selepas aksi bersih-bersih, peserta bergeser untuk mengikuti teleconference (Zoom) bersama Pemerintah Pusat.

Dalam konferensi video nasional tersebut, Pemerintah Pusat menekankan pentingnya kolaborasi multipihak (pentahelix) untuk mempercepat target penurunan emisi karbon global.

Apresiasi khusus disampaikan kepada gerakan akar rumput seperti di Sub Terminal Ploso dan Pasar Ploso Jombang, yang dinilai sebagai pilar penting dalam mewujudkan ketahanan iklim nasional dan transisi menuju energi bersih.

Sedunia 2026 juga dimanfaatkan untuk meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) . Gerakan ini diharapkan menjadi momentum nasional untuk menanamkan nilai-nilai ekologis sebagai gaya hidup masyarakat Indonesia.

Melalui rangkaian kegiatan hari ini, Kementerian Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) RI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengambil peran nyata.

Langkah sederhana seperti mengurangi sampah, menanam pohon, menghemat energi, dan menggunakan transportasi ramah lingkungan dapat menjadi kontribusi penting bagi masa depan bumi.

Melalui sinergi antara kebijakan pusat dan aksi nyata di daerah, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan momentum titik balik bagi seluruh masyarakat Jombang untuk menjaga bumi pertiwi demi generasi masa depan. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow