Pemkab Bondowoso Klaim 5 Indikator Kinerja Makro Membaik

25 Mar 2024 - 18:50
Pemkab Bondowoso Klaim 5 Indikator Kinerja Makro Membaik
Acara musrenbang RKPD Bondowoso tahun 2025 digelar di pendopo Bupati, Senin (25/3/2024). (Deni Ahmad Wijaya/afederasi.com)

Bondowoso, (afederasi.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mengklaim 5 indikator kinerja makro membaik.

Hal ini disampaikan oleh Penjabat Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di pendopo Bupati, Senin (25/3/2024).

Dalam acara itu, Pj Bupati menetapkan 5 target indikator kinerja makro yang diklaim saat ini sudah membaik.

Kegiatan yang terlaksana itu juga guna membahas rancangan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

"Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita meningkat menjadi 68,78," ungkap Bambang dalam sambutannya dikutip afederasi.com.

Kemudian pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 4,41 persen.

"Tingkat kemiskinan menurun menjadi 12,00 persen," sebutnya.

Lalu Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun menjadi 4,01 persen.

"Dan Indeks GINI (tingkat kesenjangan) menurun menjadi 0,355," klaimnya.

Ia juga menilai jika rancangan tema RKPD Kabupaten Bondowoso tahun 2025 yang telah diselaraskan dengan Rancangan Tema RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 dan Tema RKP Tahun 2025.

"Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Ekonomi secara inklusif untuk kesejahteraan masyarakat," bebernya.

Di sisi lain, pencapaian target indikator kinerja makro tersebut dilaksanakan melalui prioritas pembangunan.

"Yaitu pembangunan Sumberdaya Manusia dengan fokus program peningkatan kualitas dan mutu pendidikan, perluasan layanan kesehatan dan percepatan penurunan stunting,"urainya.

Pendewasaan usia pernikahan, pemenuhan sarana dan prasarana ramah anak dan responsif gender.

"Kemudian penurunan KDRT, peningkatan dan pengembangan kreasi dan kemajuan pemuda, Organisasi Kepemudaan dan Keolahragaan," papar Bambang.

Pemkab Bondowoso, lanjutnya, juga berupaya untuk melakukan pengendalian laju pertumbuhan penduduk.

"Pencapaian Kabupaten Layak Anak (KLA) dan pencapaian Kabupaten Layak Pemuda,"tegasnya. (den)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow