Nekat Terobos Jalur Alternatif Jembatan Gondang, Lima Sopir Truk Ditilang Polisi

Satlantas Polres Tulungagung tilang lima sopir truk yang nekat menerobos jalur alternatif perbaikan Jembatan Gondang I karena memicu kemacetan parah.

04 Jun 2026 - 20:36
Nekat Terobos Jalur Alternatif Jembatan Gondang, Lima Sopir Truk Ditilang Polisi

Tulungagung, (afederasi.com) – Satlantas Polres Tulungagung menindak tegas lima pengemudi truk yang nekat menerobos jalur alternatif pengalihan arus akibat perbaikan Jembatan Gondang I, Kamis (4/6/2026). Langkah represif berupa tilang ini dilakukan untuk mengurai kemacetan parah yang sempat terjadi di ruas jalan tersebut.

​KBO Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Zainudin, mengungkapkan bahwa pelanggaran ini terjadi di titik simpang tiga timur Polsek Kalangbret menuju simpang empat Cabe, Gondang. Menurutnya, keberadaan truk dengan tonase tinggi di jalan yang sempit telah memicu penumpukan kendaraan.

​"Masih ditemukan truk masuk ke jalur alternatif. Ruas jalan tersebut sebenarnya hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan roda empat," ujar Zainudin saat dikonfirmasi.

​Akibat pelanggaran tersebut, arus lalu lintas sempat lumpuh dan menimbulkan antrean panjang. Petugas di lapangan bahkan membutuhkan waktu hingga dua jam untuk mengevakuasi kendaraan dan menormalkan kembali arus lalu lintas.

​"Sempat terjadi kepadatan cukup parah. Kami membutuhkan waktu dua jam untuk mengurai kendaraan agar arus lalu lintas kembali lancar," tambahnya.

​Zainudin menegaskan bahwa tindakan tilang diberikan sebagai upaya memberikan efek jera agar para sopir truk tidak lagi melintasi jalur alternatif. Kebijakan ini diambil setelah polisi menerima banyak keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas kendaraan berat di jalan permukiman.

​"Masyarakat sudah mulai gusar karena truk masuk jalan alternatif. Kami lakukan tilang sebagai efek jera agar tidak ada lagi sopir yang melanggar," tegasnya.

​Pihaknya pun telah memetakan jam-jam rawan kemacetan, yakni pada pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, serta pukul 15.30 hingga 18.00 WIB. Pada waktu-waktu sibuk tersebut, Satlantas Polres Tulungagung berkomitmen menurunkan personel tambahan untuk melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan.

​"Jam-jam tersebut adalah waktu warga berangkat kerja dan sekolah, serta saat mereka pulang. Kami akan terus melakukan pemantauan agar aktivitas masyarakat tidak terhambat," pungkasnya.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow