Kemenag Jombang Gelar Edu-Eco Workshop: Gema Sajadah, Ubah Sampah Menjadi Berkah
Jombang, (afederasi.com) – Dalam upaya mensukseskan pengelolaan lingkungan berbasis edukasi dan kemaslahatan umat, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang menggelar Edu-Eco Workshop: Pembuatan Produk Daur Ulang Sampah. Kegiatan ini berlangsung di Aula Drs. KH. M. Zubaidi Muslich, Kompleks MTs-MA Al Hikam Jombang, pada Selasa (19/5/2026).
Acara ini sekaligus menjadi puncak penutup dari seluruh rangkaian gerakan lingkungan tiga hari yang diinisiasi oleh Kankemenag Jombang. Sebanyak 55 peserta dari berbagai usia dan kalangan tampak antusias mengikuti seluruh tahapan workshop daur ulang.
Mengubah Sampah Menjadi Berkah Lewat Gema Sajadah
Acara dibuka secara resmi oleh MC Ustadz M. Fatihuddin, S.Pd., dilanjutkan sambutan hangat dari Ustadzah Elok Wardaniyah, S.S., yang hadir mewakili Kepala Madrasah Al Hikam Jombang.
Memasuki acara inti, Leily Irawatie Hasan, S.Pd., M.Si., selaku Agen Perubahan Gema Sajadah Kankemenag Jombang, memberikan pemaparan mengenai esensi gerakan ini. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan bahwa inspirasi besar di balik kegiatan ini lahir dari sosok Hj. Maftuhah Mustiqowati, S.Ag., M.Pd., Kepala Madrasah Al Hikam.
“Tujuan Edu-Eco Workshop dalam rangka Gema Sajadah (Gerakan Bersama Sampah Menjadi Berkah) ini tidak hanya berfokus pada sedekah sampah semata, melainkan juga menyentuh aspek edukasi dan sosial. Madrasah Al Hikam merupakan tempat awal mula lahirnya gerakan Gema Sajadah,” ujar Leily Irawatie.
Beliau juga menitipkan pesan mendalam agar ilmu yang didapat tidak berhenti di ruang workshop. “Jangan berhenti di sini. Mari kita praktikkan di lingkungan terdekat kita, mulai dari rumah hingga madrasah masing-masing,” tambahnya.
Ragam Inovasi Kreatif: Dari Ecobrick hingga Kaligrafi Bubur Kertas
Sesi edukasi dilanjutkan dengan pemaparan materi aplikatif oleh Ustadzah Rany Zulaikha, S.Pd. Beliau mengupas tuntas berbagai program daur ulang sukses yang diimplementasikan MTs-MA Al Hikam, antara lain:
1. Pembuatan cairan eco-enzyme beserta produk olahannya
2. Teknik ecobrick dari sampah plastik
3. Seni kaligrafi memanfaatkan bubur kertas bekas
Tidak sekadar teori, para peserta diajak terlibat aktif dalam sesi demonstrasi dan praktik interaktif yang dibimbing langsung oleh perwakilan siswa-siswi MTs-MA Al Hikam. Berikut praktik yang dilakukan:
Jenis Praktik Bahan Utama Hasil Kreasi
Demonstrasi sofa mini Botol ecobrick Furnitur kokoh & estetis
Pembuatan sabun Cairan eco-enzyme Sabun ramah lingkungan
Praktik mandiri Sisa organik rumah tangga Cairan eco-enzyme
Kerja sama kelompok Bubur kertas bekas Seni kaligrafi
Kegiatan Edu-Eco Workshop ini diakhiri dengan pembacaan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran acara, serta sesi foto bersama untuk mengabadikan momen sinergi hijau tersebut.
Melalui workshop ini, Kankemenag Jombang dan MTs-MA Al Hikam berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat terus mengakar menjadi gaya hidup masyarakat luas. Gerakan Gema Sajadah diharapkan menjadi contoh bagi madrasah dan komunitas lain di Jombang serta Jawa Timur pada umumnya.
Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan peluang berkreasi sekaligus meraih berkah. (san)
What's Your Reaction?

