Jangkauan Layanan KB di Bondowoso Tertinggi di Jawa Timur, Upaya Penyiapan Generasi Emas Berkualitas Tahun 2045

Presentase penilaianya itu merupakan penilaian melalui Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Metode Non MKJP.

25 Oct 2023 - 15:52
Jangkauan Layanan KB di Bondowoso Tertinggi di Jawa Timur, Upaya Penyiapan Generasi Emas Berkualitas Tahun 2045
Salah satu bentuk layanan KB yang digelar Pemkab Bondowoso. (Deni Ahmad Wijaya/Afederasi.com)

Bondowoso, (Afederasi.com) - Prosentase jangkauan layanan keluarga berencana (KB) di Kabupaten Bondowoso menjadi tertinggi di Jawa Timur.

Hal itu merupakan upaya penyiapan generasi emas berkualitas pada tahun 2045 mendatang.

Capaian itu melebihi target yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso Anisatul Hamidah menjelaskan beberapa hal.

Menurutnya, capaian yang diperoleh Kabupaten Bondowoso buah dari kerja keras oleh seluruh tim yang selama ini selalu semangat dalam memberikan pelayanan KB.

"Bondowoso mencapai presentase capaian layanan KB terbanyak di Jawa Timur. Jadi jangkauan yang ditargetkan itu lebih dari apa yang ditargetkan," katanya, Rabu (25/10/2023).

Presentase penilaianya itu merupakan penilaian melalui Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Metode Non MKJP.

Melalui metode-metode tersebut diharapkan kualitas Keluarga Berencana di Kabupaten Bondowoso bisa lebih berkualitas.

Kata Anis, Dinsos P3AKB Bondowoso tidak bekerja sendiri dengan penerapan Metode MKJP maupun Non MKJP.

"Kita menggandeng Dinas Kesehatan dan Pukesmas. Karena ini dalam rangka Hari Kontrasepsi sedunia," ujarnya.

Anis berharap, apa yang dilakukan oleh Dinsos P3AKB bisa mengendalikan penduduk dengan penerapan MKJP.

Dengan begitu, pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bondowoso bisa tumbuh dengan kualitas yang mumpuni dan sesuai dengan misi Pemerintah, yakni menyambut generasi emas berkualitas.

"Sehingga dengan pengendalian penduduk, keluarga-keluarga ini bisa menjadi keluarga berkualitas," tuturnya.

Terlebih, Presiden Joko Widodo berharap lahir generasi emas berkualitas pada tahun 2045, saat Indonesia berusia 1 abad.

"Salah satu upaya untuk membangun keluarga emas berkualitas adalah dengan pengendalian penduduk," terang Anis. (den)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow