Hilang Sepekan, Pemuda Lamongan Ditemukan Tewas di Dasar Jurang Gunung Kendil
"Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 15 Juli lalu. Ia pergi meninggalkan rumah dan tak kunjung kembali, hingga akhirnya berhasil kita temukan hari ini di dasar jurang," ungkap Hilal Ahmar saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026) sore.
Lamongan, (afederasi.com) - Warga Dusun Penanjan, Desa Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dasar jurang Gunung Kendil pada Kamis pagi, (23/7/2027). Korban yang diketahui berinisial MDR (30) tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya lebih dari sepekan yang lalu.
Proses evakuasi jenazah korban berlangsung dramatis dan membutuhkan upaya ekstra. Petugas gabungan yang terdiri dari personel Polsek Paciran, tim relawan, dan dibantu warga setempat, harus menuruni tebing curam jurang dengan kedalaman sekitar 12 meter untuk bisa menjangkau dan mengangkat jasad korban.
Informasi yang dihimpun, penemuan jenazah ini bermula dari kecurigaan seorang warga yang tengah mencari rumput di sekitar lokasi kejadian. Warga tersebut mencium bau menyengat dari arah bawah jurang sejak dua hari sebelumnya.
Kecurigaan tersebut kemudian diinformasikan kepada pihak keluarga korban yang tengah melakukan pencarian dan diteruskan ke kepolisian. Tim gabungan kemudian bergerak melakukan penyisiran pada Kamis pagi dan benar saja, tubuh korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di dasar jurang.
Hilal Ahmar, salah satu relawan pencari yang ikut dalam proses evakuasi menjelaskan bahwa korban memang sudah lama tidak pulang ke rumah.
"Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 15 Juli lalu. Ia pergi meninggalkan rumah dan tak kunjung kembali, hingga akhirnya berhasil kita temukan hari ini di dasar jurang," ungkap Hilal Ahmar saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026) sore.
Usai berhasil diangkat dari dasar jurang, jenazah MDR langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Paciran untuk dilakukan visum luar.
Dari hasil pemeriksaan medis oleh petugas puskesmas dan kepolisian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Pemuda nahas tersebut diduga kuat meninggal dunia murni akibat kecelakaan, yakni terjatuh dari tebing jurang setinggi 12 meter.
Setelah proses pemeriksaan medis selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan di tempat pemakaman umum desa setempat. (yan)
What's Your Reaction?

