Era Baru PKB, Gus Halim: Ketua Baru DPC Gresik Ditentukan DPP Lewat Asesmen Profesional

"Semua calon akan mengikuti asesmen dari lembaga profesional, kemudian ada wawancara untuk mengukur komitmen dan kapasitas kepemimpinan,” pungkas Gus Halim.

28 Mar 2026 - 09:12
Era Baru PKB, Gus Halim: Ketua Baru DPC Gresik Ditentukan DPP Lewat Asesmen Profesional
Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar bersama Wakil Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid serta jajaran DPC PKB Gresik usai pembukaan Muscab di Hotel Aston Gresik. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik menjadi yang pertama digelar di Jawa Timur dengan membawa perubahan signifikan dalam mekanisme penentuan ketua baru periode 2026–2031.

Forum tertinggi di tingkat kabupaten tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Aston Gresik dan dihadiri jajaran Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Gresik, serta sejumlah pengurus dari tingkat pusat hingga daerah.

Muscab dibuka langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar. Turut hadir Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Jazilul Fawaid, bersama jajaran pengurus DPP dan DPW PKB Jawa Timur, serta tamu undangan dari sejumlah partai politik di Kabupaten Gresik.

Dalam forum ini, Muscab tidak lagi menjadi ajang pemilihan ketua secara langsung. Mengacu pada hasil Muktamar Bali, mekanisme baru menetapkan bahwa penentuan ketua DPC sepenuhnya menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui proses seleksi berbasis kinerja.

“Jadi Muscab ini digelar serentak se-Indonesia, dan Gresik menjadi salah satu yang pertama di Jawa Timur,” ujar Abdul Halim Iskandar, Sabtu (29/03/2026).

Gus Halim, sapaan akrab Ketua DPW PKB Jatim menegaskan, pola seleksi tersebut dirancang agar kepemimpinan di setiap daerah lebih sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah.

“Kami ingin melakukan seleksi pimpinan sesuai kapasitas dan kekhasan daerah. Artinya, model kepemimpinan tiap daerah bisa berbeda,” jelasnya.

Setelah proses Muscab menghasilkan nama-nama yang diusulkan, tahapan berikutnya adalah asesment oleh Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang. Proses ini bertujuan mengukur kompetensi, komitmen, serta kapasitas kepemimpinan para calon.

Selanjutnya, tambah Gus Halim, para kandidat akan menjalani tahap wawancara langsung dengan DPP PKB sebelum keputusan akhir ditetapkan.

“Semua calon akan mengikuti asesmen dari lembaga profesional, kemudian ada wawancara untuk mengukur komitmen dan kapasitas kepemimpinan,” pungkas Gus Halim.

Sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat daerah, Muscab ini juga diikuti seluruh jajaran pengurus PKB tingkat kecamatan se-Kabupaten Gresik serta organisasi sayap partai. Hal ini menegaskan konsolidasi internal yang solid menjelang periode kepengurusan baru.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow