Dramatis! Kapal Bocor di Perairan Gresik, 6 ABK Selamat Dievakuasi Armada PHE WMO
Gresik, (afederasi.com) – Insiden kapal bocor terjadi di perairan Gresik, Minggu (01/02/2026), ketika enam anak buah kapal KLM Sejarah Tirta Abadi terancam tenggelam di sekitar kawasan Poleng Marine Terminal.
Seluruh korban berhasil diselamatkan setelah armada Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) bergerak cepat melakukan evakuasi.
Manager WMO Field, Nofrie Nianta Charitapermana, menjelaskan awak kapal sempat mengirimkan panggilan darurat melalui VHF Channel 16 sekitar pukul 09.15 WIB. Sinyal darurat tersebut diterima Radio Operator di FSO Abherka, salah satu fasilitas operasional PHE WMO.
Mengetahui kondisi darurat tersebut, Offshore Supply Ship (OSS) CB Cast Marine 3 milik PHE WMO langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.
“Mereka berada di dekat Platform PHE 23. Kapal dilaporkan tenggelam sebagian dan awak kapal meminta bantuan evakuasi pada 1 Februari kemarin,” ujar Nofrie, Selasa (03/02/2026).
FSO Abherka kemudian bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama FSO Superintendent, kapal CB Cast Marine 3, tim keamanan, serta personel TNI guna memastikan proses penyelamatan berjalan aman dan cepat.
Sekitar pukul 09.30 WIB, CB Cast Marine 3 mulai meluncur menuju lokasi. Dalam situasi laut yang penuh risiko, tim evakuasi berhasil mengevakuasi seluruh ABK sekitar pukul 10.00 WIB.
“Seluruh awak kapal berhasil dipindahkan ke CB Cast Marine 3 dalam kondisi selamat dan tanpa hambatan berarti,” terang Nofrie.
Setelah proses evakuasi, kapal penyelamat bergerak menuju FSO Abherka. Di lokasi tersebut, tim medis langsung melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh korban.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan keenam awak kapal dalam kondisi sehat secara umum dan tidak mengalami cedera serius,” jelasnya.
Selanjutnya pada pukul 11.42 WIB, para ABK diantarkan menuju Pelabuhan Gresik dan diserahkan kepada petugas Kantor Syahbandar Gresik.
General Manager Zona 11, Zulfikar Akbar, menegaskan keberhasilan penyelamatan ini menjadi bukti pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas unsur dalam menghadapi situasi darurat di laut.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari respons cepat Radio Operator, peran aktif FSO Superintendent, kesiapan armada CB Cast Marine 3, dukungan tim keamanan dan TNI, serta keterlibatan tim medis,” ujarnya.
Sementara itu, kondisi KLM Sejarah Tirta Abadi masih terus dipantau. Hingga pukul 12.30 WIB, kapal dilaporkan masih mengapung dan perlahan hanyut ke arah timur.
“Posisi kapal berada di sisi timur Platform PHE 23 dan dipastikan tidak membahayakan fasilitas operasional di sekitarnya,” pungkas Zulfikar.(frd)
What's Your Reaction?



