Detik-detik Longsor Tebing di Desa Penjor, Nenek dan Cucu di Tulungagung Selamat dari Maut
Tanah longsor menerjang Dusun Selogiri, Desa Penjor, Tulungagung akibat hujan deras. Dapur rumah milik Mukanah jebol tertimbun material sepanjang 10 meter.
Tulungagung, (afederasi.com) – Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi memicu bencana tanah longsor di Dusun Selogiri, Desa Penjor, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung. Akibat peristiwa yang terjadi pada Minggu malam tersebut, bagian dapur rumah milik seorang warga jebol tertimbun material tanah dan bebatuan.
Kapolsek Pagerwojo, AKP Guruh Yudhi Setiawan, mengonfirmasi bahwa hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 21.00 hingga 23.00 WIB. Kondisi tanah yang labil serta tanggul penahan jalan yang tidak mampu menahan debit air menjadi pemicu ambrolnya tebing di belakang permukiman warga.
"Material longsor tersebut menimpa rumah milik Ibu Mukanah, seorang janda yang tinggal bersama cucunya yang masih duduk di bangku SMP," ujar AKP Guruh saat meninjau lokasi pada Senin (6/4/2026).
Beruntung, saat musibah terjadi, kedua penghuni rumah tengah terlelap di kamar bagian depan. Meski material longsor yang memiliki panjang 10 meter dan lebar 8 meter itu menghancurkan area dapur secara total, nyawa nenek dan cucunya tersebut berhasil selamat tanpa luka sedikit pun.
"Keduanya sedang tertidur saat kejadian. Syukurnya posisi tidur mereka berada di bagian depan, sementara longsor menghantam bagian belakang atau dapur hingga jebol," tegas Kapolsek.
Pasca-kejadian, petugas gabungan dari lintas instansi segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan gotong royong menyingkirkan material longsor yang menutup akses rumah. Petugas juga melakukan assessment awal untuk memastikan struktur bangunan bagian depan masih aman untuk ditempati.
Hingga saat ini, korban tidak diungsikan karena sisa bangunan utama dianggap masih layak huni. Namun, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Penjor untuk menyusun laporan resmi guna mengajukan bantuan perbaikan kepada dinas terkait.
"Kerugian material akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp30 juta. Kerusakan meliputi dinding rumah yang roboh serta sejumlah perabotan rumah tangga milik korban yang hancur tertimbun," pungkas AKP Guruh.(riz/dn)
What's Your Reaction?



