Petaka Botol Bensin Retak di Kauman Tulungagung: Sambar Api Tungku, Kaki Seorang Wanita Alami Luka Bakar

Insiden kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Bolorejo, Kauman, Tulungagung akibat botol bensin bocor yang menyambar api tungku. Satu orang dilarikan ke rumah sakit.

06 Apr 2026 - 07:25
Petaka Botol Bensin Retak di Kauman Tulungagung: Sambar Api Tungku, Kaki Seorang Wanita Alami Luka Bakar
Korban yang mengalami luka bakar pada kaki, hendak di evakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung guna mendapatkan perawatan medis (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Insiden kebakaran yang dipicu oleh kebocoran bahan bakar minyak (BBM) melanda sebuah rumah di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, pada Senin (6/4/2026). Peristiwa nahas ini mengakibatkan seorang warga bernama Sri Wulaningsih harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bakar cukup parah di bagian kaki.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung menerima laporan darurat terkait kebakaran tersebut sekitar pukul 10.45 WIB. Merespons laporan warga, petugas segera menerjunkan satu unit armada pemadam dan dua unit water supply untuk menjinakkan si jago merah yang sempat berkobar di area dapur.

Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Tulungagung, Iwan Supriyono, menyatakan bahwa penanganan dilakukan secara cepat guna mencegah api merambat ke bangunan utama. Petugas berhasil mengendalikan situasi dalam waktu kurang dari setengah jam setelah tiba di lokasi kejadian.

"Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung relatif cepat, yakni sekitar 25 menit," jelas Iwan saat dikonfirmasi pada Senin (6/4/2026).

Berdasarkan hasil olah informasi di lapangan, kronologi kejadian bermula saat korban membawa dua botol berisi bensin dari bagian belakang rumah menuju toko sembako miliknya di bagian depan. Tanpa disadari, salah satu botol plastik yang dibawa korban dalam kondisi retak atau bocor, sehingga cairan bensin menetes ke lantai.

Nahas, saat melintasi area dapur, tetesan bensin tersebut seketika menyambar api yang masih menyala di dalam tungku pembakaran. Api dengan cepat merambat ke botol yang dipegang korban hingga menyebabkan ledakan kecil dan membakar area kaki korban.

"Api dengan cepat menyambar botol bensin dan memicu kebakaran di area dapur. Kaki korban ikut terbakar dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk perawatan medis," urai Iwan.

Meski kobaran api tidak menghanguskan seluruh bangunan, area dapur beserta sejumlah perabotan di dalamnya mengalami kerusakan berat. Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati saat membawa bahan yang mudah terbakar di dalam rumah. Pastikan wadah penyimpanan dalam kondisi aman dan jauhkan dari segala jenis sumber api guna menghindari risiko fatal serupa di kemudian hari.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow