Bersihkan Conveyor, Pekerja Gudang Dolomit Sekapuk Gresik Tersengat Listrik hingga Tewas
Nasib tragis dialami HI (45), seorang pekerja penggilingan dolomit asal Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Ia meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat bekerja di gudang penggilingan dolomit tempatnya bekerja.
Gresik, (afederasi.com) – Nasib tragis dialami HI (45), seorang pekerja penggilingan dolomit asal Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Ia meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat bekerja di gudang penggilingan dolomit tempatnya bekerja.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (05/03/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, ketika aktivitas produksi di gudang penggilingan dolomit Desa Sekapuk hampir selesai.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, yakni HA selaku mandor dan DK sebagai operator mesin, saat itu korban sedang membersihkan sisa material dolomit di area konveyor.
Ketika melakukan pembersihan, korban diketahui memindahkan kabel yang terbuka dari lantai menuju bagian konveyor. Namun, korban diduga tidak menyadari bahwa kabel tersebut masih dialiri arus listrik.
Saat korban memegang rangka konveyor untuk membersihkan area tersebut, tubuhnya tiba-tiba tersengat arus listrik hingga terjatuh.
Operator yang berada di lokasi langsung bergegas mematikan sekring listrik untuk menghentikan aliran arus.
Korban kemudian segera dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Ujungpangkah guna mendapatkan pertolongan medis.
Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
“Korban segera dibawa ke Puskesmas Ujungpangkah untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di sana korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kanit Reskrim Polsek Ujungpangkah, Aipda Reza Wahyu Winastiko, Selasa (10/03/2026).
Mendapat laporan kejadian tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan dari para saksi guna memastikan kronologi insiden.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak tenaga kesehatan terkait penanganan korban.Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dan membuat surat pernyataan,” pungkasnya.(frd)
What's Your Reaction?



