Kisah Kontroversial Kakak Beradik Eddy dan Erick Hiariej: Dari Prestasi Akademis hingga Tersandung Kasus Pelecehan dan Suap

Sosok Edward Omar Sharif Hiariej atau yang lebih akrab disapa Eddy Hiariej bersama dengan kakaknya, Erick Hiariej, tengah menjadi pusat perhatian publik.

17 Nov 2023 - 09:04
Kisah Kontroversial Kakak Beradik Eddy dan Erick Hiariej: Dari Prestasi Akademis hingga Tersandung Kasus Pelecehan dan Suap
Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej hadir di acara pengukuhan guru besar di Balai Senat UGM, Kamis (16/11/2023). [Hiskia Andika Weadcaksana/Suarajogja.id]

Yogyakarta, (afederasi.com) - Sosok Edward Omar Sharif Hiariej atau yang lebih akrab disapa Eddy Hiariej bersama dengan kakaknya, Erick Hiariej, tengah menjadi pusat perhatian publik.

Keduanya memiliki ikatan sebagai kakak beradik dan sama-sama menjadi bagian dari civitas Universitas Gadjah Mada (UGM).

Erick Hiariej, kakak dari Eddy Hiariej, adalah seorang mantan dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM.

Ia juga merupakan alumni UGM dan melanjutkan pendidikan pascasarjana di Australian National University, meraih gelar Master pada tahun 2003 dan gelar Doktor pada tahun 2009.

Selama kariernya, Eric pernah menjadi peneliti di Institute of International Studies (IIS) Fisipol UGM dan aktif sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) Hubungan Internasional.

Namun, prestasinya tercoreng setelah terlibat dalam kasus pelecehan seksual pada tahun 2016, yang menyebabkan dirinya dipecat sebagai dosen UGM.

"Saya merasa sedih dengan kejadian ini. Erick Hiariej memang memiliki kontribusi yang signifikan di bidang pendidikan dan penelitian sebelum terlibat dalam kasus pelecehan seksual," ungkap Andi Sandi, Sekretaris UGM seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com. 

Profil Eddy Hiariej, atau Edward Omar Sharif Hiariej, tidak lepas dari karir akademiknya dan posisinya sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham). Lahir di Ambon, Maluku, pada 10 April 1973, Eddy Hiariej menyelesaikan pendidikan di UGM, meraih gelar S2 Ilmu Hukum pada tahun 2004, dan gelar S3 pada tahun 2009.

Ia telah menjadi bagian dari UGM sejak tahun 1999, bahkan dikukuhkan sebagai guru besar ilmu hukum pidana UGM pada tahun 2010.

Namun, kariernya yang cemerlang tercoreng oleh dugaan korupsi yang menjeratnya.

Indonesia Police Watch (IPW) melaporkan Eddy Hiariej ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan gratifikasi sebesar Rp 7 miliar.

"Kami akan mengusut tuntas kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku," tegas Juru Bicara KPK seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Eddy Hiariej, yang dilantik sebagai Wamenkumham oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Desember 2020, kini harus menghadapi tantangan hukum yang serius.

Meskipun memiliki rekam jejak sebagai saksi ahli dalam beberapa kasus besar, seperti penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), namun kasus suap yang menimpanya mengguncang kredibilitasnya sebagai pejabat publik.

"Saya yakin hukum akan berjalan dengan adil. Kami akan memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku," tegas Jubir Kementerian Hukum dan HAM seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow