Antisipasi Macet dan Balon Udara, 405 Polisi Amankan Puncak Kupatan Trenggalek
Tradisi tahunan ini membuat ruas jalan utama di sejumlah kecamatan padat merayap. Warga dari berbagai daerah tampak menyemut untuk menikmati hidangan ketupat gratis dan mengunjungi kerabat, yang menjadi ciri khas unik perayaan di Bumi Menak Sopal ini.
Trenggalek, (afederasi.com) – Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek mengerahkan kekuatan penuh guna mengamankan puncak perayaan Lebaran Ketupat atau tradisi "Kupatan" yang berlangsung meriah, Sabtu (28/3/2026). Ratusan personel disebar ke berbagai titik keramaian untuk memastikan kondusivitas wilayah di tengah membeludaknya warga yang bersilaturahmi.
Tradisi tahunan ini membuat ruas jalan utama di sejumlah kecamatan padat merayap. Warga dari berbagai daerah tampak menyemut untuk menikmati hidangan ketupat gratis dan mengunjungi kerabat, yang menjadi ciri khas unik perayaan di Bumi Menak Sopal ini.
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasihumas Iptu Katik menyatakan sedikitnya 270 personel diterjunkan langsung ke lapangan. Kekuatan ini masih ditambah dengan pasukan cadangan yang bersiaga di markas komando.
"Kami menyiagakan 135 personel kompi on call di Mapolres yang siap digerakkan sewaktu-waktu lengkap dengan sarana pendukung," ujar Iptu Katik saat dikonfirmasi di tengah pengamanan.
Penempatan personel difokuskan pada wilayah yang menjadi episentrum keramaian, seperti Kecamatan Durenan, Pogalan, serta titik-titik di Kelutan dan Sambirejo. Selain itu, wilayah pesisir seperti Panggul dan area pegunungan di Pule juga tak luput dari penjagaan ketat.
"Personel kita sebar di 73 titik yang memiliki potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," tambahnya.
Untuk mengantisipasi aksi kriminalitas di tengah kerumunan, Polres Trenggalek turut menerjunkan tim pengamanan tertutup dari Satreskrim, Satintelkam, hingga Satresnarkoba. Sementara itu, tim urai dari Satlantas dan unit patroli Satsamapta terus bergerak melakukan rekayasa lalu lintas guna memecah kemacetan di jalur-jalur krusial.
Tak hanya fokus pada keamanan di darat, kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada tradisi penerbangan balon udara tanpa awak yang dinilai membahayakan ruang udara dan jaringan listrik. Patroli gabungan bersama PT PLN telah digencarkan sejak malam sebelumnya untuk melakukan penertiban secara masif.
"Langkah pencegahan terhadap balon udara sudah kita lakukan sejak tadi malam demi keamanan bersama," tutup Iptu Katik.(pb/dn)
What's Your Reaction?



