Pengurus PMI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Plt Bupati Tulungagung Tekankan Sinergi Kemanusiaan

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengapresiasi atas dilantiknya pengurus baru PMI periode 2026-2031. Ia mendorong peningkatan layanan kemanusiaan yang lebih responsif dan adaptif bagi masyarakat.

17 Jun 2026 - 16:25
Pengurus PMI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Plt Bupati Tulungagung Tekankan Sinergi Kemanusiaan
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengapresiasi atas pelantikan Dewan Kehormatan dan jajaran pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulungagung periode 2026-2031 (deny/afederasi.com)
Pengurus PMI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Plt Bupati Tulungagung Tekankan Sinergi Kemanusiaan

Tulungagung, (afederasi.com) – Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, resmi menyaksikan prosesi pelantikan Dewan Kehormatan dan jajaran pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulungagung periode 2026-2031. Acara tersebut berlangsung di Kantor PMI Tulungagung, Kecamatan Kedungwaru, Rabu (17/6/2026).

​Turut hadir dalam pelantikan ini Ketua PMI Jawa Timur, Imam Utomo, serta jajaran pemangku kepentingan terkait. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi atas kontribusi positif pengurus periode sebelumnya dalam mendukung pelayanan sosial di Kabupaten Tulungagung.

​Ia berharap kepengurusan yang baru mampu membawa PMI semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, eksistensi PMI kini harus melampaui tugas konvensional sebagai penyedia stok darah.

​"Kami mengapresiasi kinerja PMI selama ini. Kepada pengurus baru, saya berharap pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan agar semakin maksimal," ujar Ahmad Baharudin.

​Lebih lanjut, Plt Bupati Ahmad Baharudin menekankan pentingnya peran PMI sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan penanganan bencana. Ia menilai dinamika zaman menuntut organisasi untuk lebih tanggap terhadap kondisi kedaruratan di lapangan.

​"PMI kini sangat dibutuhkan sesuai perkembangan zaman. Perannya tidak lagi sebatas penyediaan darah, tetapi juga menjadi elemen krusial saat terjadi bencana dan kondisi darurat lainnya," tegasnya.

​Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Tulungagung yang baru dilantik, Tri Haryadi, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan program prioritas organisasi. Ia telah menyiapkan empat langkah strategis, mulai dari penguatan sinergi antarlembaga hingga peningkatan kapasitas relawan.

​Salah satu fokus utama yang mendapat perhatian adalah pengaktifan kembali peran PMI di lingkungan sekolah. Langkah ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan sejak dini di kalangan pelajar.

​"Kami berkomitmen memperkuat sinergi, meningkatkan respons pelayanan, serta mengoptimalkan peran relawan. Kami juga ingin menghidupkan kembali PMI di sekolah agar semangat kemanusiaan tumbuh sejak dini," ungkap Tri Haryadi.

​Ketua PMI Jawa Timur, Imam Utomo, memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Menurutnya, arah kebijakan yang ditetapkan pengurus baru PMI Tulungagung sudah selaras dengan misi PMI pusat, khususnya dalam penguatan relawan di tingkat pendidikan dasar dan menengah.

​Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026-2031, PMI Tulungagung diharapkan mampu bertransformasi menjadi organisasi yang lebih adaptif, cepat dalam bertindak, serta selalu hadir memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan.(dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow