Aksi Curanmor di Perum PPS Gagal, Pelaku Diduga Tembakan Air Soft Gun Saat Kabur
"Masih lidik. Informasi dari masyarakat disebutkan pistol airsoft gun. Tapi masih kami dalami untuk memastikan,” ujarnya.
Gresik. (afederasi.com) - Aksi dua pria yang diduga hendak menggondol sepeda motor di Perumahan Pondok Permata Suci (PPS), Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, berakhir kacau. Kepergok pemilik rumah dan diteriaki “maling”, keduanya panik lalu melarikan diri. Saat dikejar warga, salah satu pelaku diduga sempat melepaskan tembakan yang disebut berasal dari airsoft gun.
Insiden yang terjadi di Jalan Ruby 5 pada Rabu (17/06/2026) sekitar pukul 21.20 WIB itu sontak membuat warga sekitar keluar rumah. Suasana yang semula tenang berubah mencekam ketika teriakan korban memicu pengejaran terhadap para pelaku.
Berdasarkan rekaman CCTV, dua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor. Salah seorang tetap berada di atas kendaraan untuk memantau keadaan, sementara rekannya turun dan diduga berupaya membawa kabur sepeda motor yang terparkir di depan rumah.
Belum sempat melancarkan aksinya, pelaku dipergoki pemilik kendaraan. Teriakan keras korban mengundang perhatian warga yang langsung berdatangan dan berusaha mengepung kedua pelaku.
Merasa terdesak, para pelaku memilih kabur. Dalam upaya meloloskan diri, salah satu di antaranya diduga mengeluarkan senjata yang diduga airsoft gun dan melepaskan tembakan ke arah yang belum dipastikan untuk menghalau warga yang mengejar.
Beruntung, tidak ada warga yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, aksi nekat para pelaku sempat memicu kepanikan di lingkungan perumahan.
Kapolsek Manyar, Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi kini masih memburu pelaku sekaligus menyelidiki dugaan penggunaan airsoft gun dalam aksi pelarian itu.
“Masih lidik. Informasi dari masyarakat disebutkan pistol airsoft gun. Tapi masih kami dalami untuk memastikan,” ujarnya.
Ipda Ghifari menerangkan petugas kini juga tengah mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman CCTV untuk dapat mengidentifikasi pelaku.
Pihak Kepolisian mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di depan rumah, serta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.(frd)
What's Your Reaction?

