Lebaran 2026 Berpotensi Bareng, Kepala Kemenag Lamongan Imbau Masyarakat Tunggu Sidang Isbat

"Potensi bareng tetap ada mas, tapi kita tunggu Pengumuman dari Pemerintah," ujar Muhlisin.

18 Mar 2026 - 07:58
Lebaran 2026 Berpotensi Bareng, Kepala Kemenag Lamongan Imbau Masyarakat Tunggu Sidang Isbat
Kepala Kemenag Lamongan, Mohammad Muhlisin Mufa (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Potensi kesamaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Rabu, (18/3/2026). Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan memberikan sinyal positif mengenai kemungkinan perayaan Lebaran yang serentak tahun ini.

Kepala Kemenag Lamongan, Mohammad Muhlisin Mufa, menyatakan bahwa peluang untuk merayakan Idul Fitri secara bersamaan sangat terbuka lebar. Kendati demikian, ia menekankan pentingnya menunggu keputusan resmi dari otoritas tertinggi melalui mekanisme kenegaraan yang berlaku.

"Potensi bareng tetap ada mas, tapi kita tunggu Pengumuman dari Pemerintah," ujar Muhlisin.

Meski perhitungan astronomis (hisab) dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam sudah mulai muncul ke permukaan, Pemerintah RI melalui Kementerian Agama biasanya tetap akan menggelar Sidang Isbat.

Sidang ini merupakan forum yang mempertemukan para ahli falak, astronom, dan perwakilan ormas Islam untuk memadukan metode hisab dan rukyatul hilal (pemantauan hilal secara langsung).

Muhlisin berharap masyarakat Lamongan tetap menjaga kondusivitas dan semangat toleransi, terlepas dari hasil pengumuman nantinya. Menurutnya, kepastian tanggal satu Syawal tetap bersandar pada hasil pemantauan di lapangan yang kemudian disahkan oleh Menteri Agama.

"Kita semua berharap prosesnya lancar. Yang terpenting adalah esensi ibadahnya," tambahnya singkat. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow