Lapas Jombang Deklarasi Bebas Handphone dan Narkoba, Kalapas: Tidak Ada Toleransi!

17 Apr 2026 - 07:57
Lapas Jombang Deklarasi Bebas Handphone dan Narkoba, Kalapas: Tidak Ada Toleransi!
Lapas Jombang menggelar Deklarasi dan Ikrar Bersama untuk mewujudkan lingkungan yang benar-benar bersih dari peredaran handphone (HP) ilegal dan narkoba pada Jumat (17/04/2026), (Foto:Istimewa)

Jombang, (afederasi.com) – Suasana lapangan serbaguna Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jombang berubah menjadi saksi bisu atas komitmen besar insan pemasyarakatan.Seluruh jajaran petugas Lapas Jombang menggelar Deklarasi dan Ikrar Bersama untuk mewujudkan lingkungan yang benar-benar bersih dari peredaran handphone (HP) ilegal dan narkoba pada Jumat (17/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat sejak pagi hari ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Jombang, Rino Soleh Sumitro. Acara dimulai dengan pembacaan ikrar yang diikuti oleh seluruh peserta, mulai dari kepala seksi, regu pengamanan, hingga staf administrasi.

Dalam sambutannya yang tegas, Kalapas Jombang, Rino Soleh Sumitro menekankan bahwa deklarasi ini bukanlah acara seremonial biasa, melainkan sebuah kontrak moral yang mengikat dan harus dipertanggungjawabkan.

"Kami tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi siapa saja, baik petugas maupun warga binaan, yang berani bermain-main dengan handphone dan narkoba. Ini adalah upaya nyata kami untuk mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan," tegas Kalapas Jombang di hadapan seluruh barisan petugas.

Pernyataan tersebut disambut dengan antusiasme tinggi. Seluruh petugas tampak serius mengikuti setiap rangkaian acara, menandakan kesiapan mereka untuk mengawal komitmen ini hingga ke tingkat teknis di lapangan.

Deklarasi di Lapas Jombang ini merupakan bagian dari gerakan nasional di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM. Dengan mengusung semangat transparansi dan akuntabilitas, Lapas Jombang bertekad untuk memutus mata rantai peredaran narkoba serta penggunaan handphone ilegal yang kerap menjadi kendala dalam sistem pembinaan.

Peredaran handphone di dalam lapas sering dimanfaatkan untuk mengkoordinir tindak kriminal dari balik jeruji besi, sementara narkoba merusak program rehabilitasi warga binaan. Oleh karena itu, upaya pemberantasan dua "setan besar" ini menjadi prioritas utama.

Melalui ikrar bersama ini, Lapas Jombang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, bersih, dan berorientasi pada pembinaan karakter. Pihak lapas ingin memastikan bahwa warga binaan benar-benar mendapatkan hak rehabilitasi dan pendidikan tanpa distraksi negatif dari barang-barang terlarang.

Dengan lingkungan yang bersih dari narkoba dan HP ilegal, proses pembinaan diharapkan berjalan maksimal, sehingga warga binaan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, jujur, dan mandiri.

"Kita ingin Lapas Jombang menjadi tempat yang aman, baik bagi petugas yang bekerja maupun bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pidana. Ini adalah tanggung jawab kita bersama," pungkas Rino.

Tegaknya disiplin di lingkungan Lapas Jombang kini dinanti publik. Deklarasi ini menjadi langkah awal yang konkret, dan selanjutnya akan diikuti dengan aksi nyata berupa penggeledahan rutin serta peningkatan sistem keamanan di dalam lapas. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow