RS Indonesia di Gaza Diserang 11 Rudal Israel: Tidak Ada Korban Jiwa, Fasilitas Terancam Runtuh

Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza menjadi target dalam serangan terbaru yang dilancarkan oleh Israel terhadap Palestina.

10 Nov 2023 - 13:51
RS Indonesia di Gaza Diserang 11 Rudal Israel: Tidak Ada Korban Jiwa, Fasilitas Terancam Runtuh
RS indonesia di Gaza (Antara)

Gaza, (afederasi.com) - Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza menjadi target dalam serangan terbaru yang dilancarkan oleh Israel terhadap Palestina. Pada serangan tersebut, 11 rudal dilaporkan menghantam area rumah sakit tersebut. Atef Kahlout, Direktur RS Indonesia, dalam siaran langsung Al Jazeera, menyatakan bahwa peluru-peluru tersebut merusak beberapa fasilitas RS. Saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat serangan tersebut.

"Kami menyaksikan bagaimana peluru-peluru itu merusak fasilitas RS Indonesia di Gaza. Ini situasi yang sangat mengerikan," ucap Kahlout melalui siaran langsung Al Jazeera, seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Melalui kanal YouTube AFP News Agency, tersedia rekaman serangan rudal yang menunjukkan suasana mencekam di RS Indonesia. Dalam video tersebut, orang-orang terlihat berlarian untuk menyelamatkan diri sementara ledakan dan api meluncur tinggi di langit. Suara teriakan dan kepanikan terdengar jelas dari sejumlah pria yang menyaksikan kejadian mengerikan ini.

"Kami mencoba menyelamatkan diri ketika serangan terjadi. Ledakan dan api di langit membuat situasinya sangat mengerikan," ujar seorang saksi dalam rekaman tersebut.

Sebelumnya, pihak Israel menuding adanya terowongan di sekitar RS Indonesia yang digunakan sebagai jalur bagi gerakan Hamas. Namun, Kementerian Luar Negeri membantah tuduhan tersebut. Mereka menyatakan bahwa pembangunan rumah sakit tersebut sepenuhnya untuk melayani kebutuhan medis warga Palestina.

Menlu Retno Marsudi mengutuk tindakan Israel yang menyerang RS Indonesia dengan lebih dari sepuluh rudal. Penyerangan ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk pertanyaan mengenai sejarah rumah sakit tersebut.

RS Indonesia, yang terletak di Bait Lahiya, Kegubernuran Gaza Utara, Jalur Gaza, Palestina, pertama kali dibangun pada Mei 2011. Letaknya yang berada di zona konflik membuat rumah sakit ini sering kali menjadi target serangan. Serangan terkini dengan 11 rudal mengancam keberlangsungan RS tersebut.

Sebelumnya, pada November 2011, ledakan di sekitar RS Indonesia menyebabkan dua orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka. Namun, pada serangan Israel ke Gaza pada tahun 2021, rumah sakit ini selamat tanpa ada staf atau pasien yang terluka.

RS Indonesia didirikan di lahan seluas 16.261 meter persegi yang diwakafkan oleh Pemerintah Palestina di Gaza. Proyek ini melibatkan relawan Indonesia yang memberikan sumbangsih, termasuk dana ratusan miliar tanpa imbalan. Lima kontraktor dari perusahaan terkemuka di Gaza turut serta dalam pembangunan rumah sakit ini.

Proses pembangunan RS Indonesia melibatkan pengecoran yang menjadi yang terbesar di Gaza. Tahap pertama, berfokus pada struktur, berlangsung dari Mei 2011 hingga April 2012, namun kerap dihadang oleh serangan dan blokade Israel terhadap Gaza.

Tahap kedua, yang melibatkan partisipasi rakyat Indonesia, selesai pada Februari 2014. RS Indonesia, dengan luas hampir 10 ribu meter persegi dan tinggi 2,5 lantai, kemudian menerima pengadaan alat-alat kesehatan secara rutin.

RS Indonesia di Gaza mulai beroperasi pada 27 Desember 2015, dengan peresmian simbolis oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 9 Januari 2016, di Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Menlu Retno Marsudi dan Mendikbud Anies Baswedan.

Proses serah terima dilakukan Presidium MER-C kepada Pemerintah Palestina, diwakili oleh Menkes Palestina, Jawad M Awwad, dan Dubes Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi. RS Indonesia di Gaza, dengan total dana pembangunan mencapai Rp 126 miliar, kini dilengkapi dengan peralatan medis canggih dan memiliki luas 12.672 meter persegi dengan 4 lantai dan 1 lantai dasar.(mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow