Kejari Jombang Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp1,5 Miliar Pengadaan Bibit Porang

23 May 2025 - 21:45
Kejari Jombang Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp1,5 Miliar Pengadaan Bibit Porang
Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Nul Albar saat konferensi pers dengan media di kantor aula Kejaksaan Negeri Jombang,Jumat malam (23/05/2025). (Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Setelah melalui proses yang panjang akhirnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang resmi menetapkan seorang tersangka berinisial F dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanaman porang di Perusahaan Daerah (PD) Panglungan Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.Kasus ini diduga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp1,5 miliar.

Pernyataan tersebut dijelaskan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Nul Albar saat konferensi pers dengan media di kantor aula Kejaksaan Negeri Jombang,Jumat (23/05/2025).

Dalam konferensi pers dengan media Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Nul Albar, mengungkapkan bahwa tersangka F saat ini telah ditahan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

"Kami telah menetapkan tersangka berinisial F terkait pengadaan porang di PD Panglungan, Wonosalam, dengan nilai kerugian negara sebesar Rp1,5 miliar.

"Penahanan ini dilakukan untuk mencegah tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau melakukan tindak pidana lainnya," terangnya.

Nul Albar menegaskan bahwa proses hukum akan terus dikembangkan oleh tim penyidik Kejari Jombang hingga perkara ini dibawa ke pengadilan.

"Kami akan bekerja keras agar perkara ini bisa segera dibuktikan secara hukum. Kami juga tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," tambahnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Jombang juga mengimbau kepada rekan-rekan media untuk menyampaikan informasi secara objektif kepada masyarakat. "Semua proses akan kami tuntaskan dan buktikan di persidangan," pungkasnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik di Jombang, mengingat proyek pengadaan porang seharusnya menjadi upaya pengembangan sektor pertanian daerah. Penyidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. (san) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow