Kedapatan Memangsa Ayam Milik Tarsan, Ular Sanca 4 Meter Dievakuasi Damkar Lamongan

Benar, personel kami dari Korwil Ngimbang berhasil mengevakuasi seekor ular sanca dengan panjang kurang lebih 4 meter di permukiman warga Kecamatan Sambeng. Ular tersebut dievakuasi dalam kondisi hidup tanpa ada cedera pada petugas maupun warga," ujar Suwanto saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026) pagi.

18 May 2026 - 11:47
Kedapatan Memangsa Ayam Milik Tarsan, Ular Sanca 4 Meter Dievakuasi Damkar Lamongan
Petugas Pemadam Damkar Korwil Ngimbang Lamongan bersama sejumlah warga membentangkan ular sanca sepanjang kurang lebih 4 meter yang berhasil dievakuasi dari kandang ayam milik (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Warga Dusun Pancur, Desa Nogojatisari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan dibuat geger oleh kemunculan seekor ular sanca berukuran jumbo pada Minggu (17/5/2026) malam. Ular dengan panjang mencapai 4 meter tersebut kedapatan sedang asyik memangsa ayam di dalam kandang milik warga setempat.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik rumah, Tarsan (54). Saat hendak mengecek bagian belakang rumahnya sekitar pukul 19.40 WIB, ia curiga dengan suara gaduh dari arah kandang ayam. Setelah diperiksa menggunakan lampu penerangan, Tarsan terkejut melihat seekor ular sanca berukuran besar melingkar di dalam kandang dan sedang memakan hewan ternaknya.

Khawatir keselamatan keluarganya terancam, Tarsan langsung bergegas menghubungi petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Korwil Ngimbang untuk meminta bantuan evakuasi.

Menerima laporan darurat tersebut, Tim Damkar Korwil Ngimbang bergerak cepat. Petugas berangkat dari pos pukul 19.41 WIB dan tiba di lokasi kejadian sepuluh menit kemudian, tepatnya pukul 19.51 WIB.

Proses evakuasi berlangsung dramatis namun terukur. Menggunakan peralatan khusus seperti tongkat penjepit (snake grab stick), petugas yang terdiri dari Hilda Julfi H, Purnomo Heri P, Totok S, dan Dawam Edy C. A, langsung mengepung area kandang ayam. Hanya dalam waktu sekitar 27 menit, ular pembelit tersebut berhasil dijinakkan dengan aman pada pukul 20.18 WIB.

Koordinator Wilayah (Korwil) Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan, Suwanto, membenarkan adanya aksi penyelamatan (rescue) non-kebakaran tersebut. Ia mengapresiasi tindakan cepat pemilik rumah yang langsung melapor ke petugas alih-alih mencoba menangkapnya sendiri tanpa keahlian khusus.

"Benar, personel kami dari Korwil Ngimbang berhasil mengevakuasi seekor ular sanca dengan panjang kurang lebih 4 meter di permukiman warga Kecamatan Sambeng. Ular tersebut dievakuasi dalam kondisi hidup tanpa ada cedera pada petugas maupun warga," ujar Suwanto saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026) pagi.

Suwanto juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Lamongan agar selalu waspada terhadap potensi masuknya hewan liar ke area permukiman, terutama pada malam hari atau di sekitar lokasi yang dekat dengan vegetasi lebat.

"Kami mengimbau warga jika melihat ada ular atau hewan berbahaya lainnya masuk ke pekarangan atau rumah, jangan mengambil tindakan sendiri yang berisiko. Segera hubungi pos pemadam kebakaran terdekat. Petugas kami siaga 24 jam dan pelayanan ini gratis tanpa dipungut biaya," tegas Suwanto.

Pasca-evakuasi, ular sanca jumbo tersebut langsung diamankan ke Mako Damkar Korwil Ngimbang sebelum nantinya dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari permukiman warga. Kini, Tarsan dan warga sekitar mengaku lega dan merasa aman kembali setelah teror ular sanca tersebut berhasil diatasi. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow