Duh! Jalan Sumargo Lamongan Membentuk Gundukan dan Berlobang

26 Dec 2025 - 09:03
Duh! Jalan Sumargo Lamongan Membentuk Gundukan dan Berlobang
Kondisi Jalan Sumargo yang Membentuk Gundukan dan Berlobang (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Kondisi Jalan Sumargo Kota Lamongan, tepatnya di depan Yayasan Sabilillah Kondisinya cukup memprihatinkan. Kondisi jalan yang membentuk gundukan tinggi dan berlobang cukup dalam dinilai dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pelajar yang melintasi jalan tersebut. Jum'at (26/12/2025).

Kerusakan Jalan Sumargo ditandai dengan gundukan di sisi selatan yang meninggi dari badan jalan. Sedangkan lobang berdiameter cukup besar berada di tengah badan jalan. 

Kerusakan jalan diduga dampak tingginya intensitas hujan belakangan ini. Selain itu, meningkatnya volume kendaraan bertonase besar yang melintas di ruas jalan ini juga menjadi pemicu utama.

Kendaraan berat ini diketahui memadati Jalan Sumargo lantaran adanya pengalihan rute imbas pengerjaan atau perbaikan di Jalan Soekarno Hatta. Beban muatan yang melebihi kapasitas jalan membuat struktur aspal tidak mampu menahan tekanan, menyebabkan retak, dan akhirnya membentuk gundukan dan berlobang.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Lamongan, Andhy Kurniawan, membenarkan kerusakan tersebut dan mengungkapkan rencana penanganannya.

"Kami telah menerima laporan mengenai kondisi Jalan Sumargo. Memang ada kerusakan di sana (gundukan), khususnya karena faktor cuaca dan intensitas kendaraan berat yang melintas sebagai dampak pengalihan dari proyek pembangunan jalan Soekarno Hatta," jelas Andhy Kurniawan saat dikonfirmasi. Jum'at (26/12/2025).

Andhy menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan penanganan darurat dalam waktu dekat untuk memastikan jalan tetap bisa dilalui dengan aman sambil menunggu proyek perbaikan total.

"Untuk sementara waktu, akan kami tangani secara darurat. Namun, untuk perbaikan permanen dan konstruksi yang lebih kuat, ruas Jalan Sumargo ini telah kami masukkan sebagai prioritas di tahun anggaran 2026," tegasnya.

Perbaikan permanen tersebut rencananya akan menggunakan metode Concrete Based Cement (Konstruksi Cor Beton). Pemilihan metode cor beton diharapkan dapat memberikan ketahanan yang jauh lebih baik terhadap genangan air, cuaca ekstrem, dan lintasan kendaraan bertonase besar. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow