Diduga Dipicu Kebocoran Tabung Gas, Stand Kontainer di Cerme Lor Gresik Ludes Terbakar

""Usai api berhasil dikendalikan, kami menemukan tabung gas yang mengalami kebocoran. Dugaan sementara, kebocoran gas tersebut memicu ledakan hingga menyebabkan kebakaran. Setelah itu kami melakukan pembasahan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa," jelasnya.

13 Jul 2026 - 23:10
Diduga Dipicu Kebocoran Tabung Gas, Stand Kontainer di Cerme Lor Gresik Ludes Terbakar
Petugas Damkarla Gresik saat memadamkan api yang membakar stand kontainer di jalanRaya Barat Pasar Cerme Lor Gresik (Ist/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Sebuah stand kontainer di Jalan Raya Barat Pasar Cerme Lor Nomor 137, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, terbakar pada Senin (13/07/2026) dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu kebocoran tabung gas itu menghanguskan bangunan beserta barang-barang di dalamnya. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran bermula sekitar pukul 00.27 WIB saat warga sekitar mendengar suara ledakan keras dari dalam stand kontainer. Saat didatangi, kobaran api sudah membesar dan membakar seluruh isi kios. Salah seorang warga bernama Zakariya kemudian melaporkan kejadian itu ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik.

Perwira Piket Damkar Gresik, Fathoni, mengatakan laporan yang diterima langsung diteruskan ke Pos Menganti. Personel kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk mencegah api merembet ke bangunan lain.

"Begitu menerima laporan, personel langsung kami kerahkan ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian, anggota melakukan size up atau penilaian kondisi, kemudian segera melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas," ujar Fathoni.

Sementara Kadis Damkarla Gresik, Suyono, menambahkan setelah kobaran api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pemeriksaan di dalam kontainer. Saat pintu dibuka, ditemukan sebuah tabung gas dalam kondisi bocor yang diduga menjadi sumber ledakan sekaligus penyebab kebakaran.

"Usai api berhasil dikendalikan, kami menemukan tabung gas yang mengalami kebocoran. Dugaan sementara, kebocoran gas tersebut memicu ledakan hingga menyebabkan kebakaran. Setelah itu kami melakukan pembasahan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa," jelasnya.

Suyono menyebut, operasi pemadaman selesai sekitar pukul 01.42 WIB setelah lokasi dinyatakan aman. Stand kontainer yang terbakar diketahui milik Siti Latifah.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.

"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka, dalam kejadian itu," tandas Suyono.

Dalam penanganan kebakaran ini, Damkar Gresik Pos Menganti mengerahkan satu unit mobil pemadam, satu unit mobil suplai air, serta empat personel, yakni Ilma, Dalil, Iqbal, dan Vian.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow