Bukan di Masjid Agung, Bupati Situbondo Pilih Rayakan Lebaran Bareng Warga Pegunungan

Kehadirannya tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga sebagai bentuk penegasan komitmen pemerintah daerah dalam merangkul masyarakat di wilayah terpencil.

21 Mar 2026 - 02:44
Bukan di Masjid Agung, Bupati Situbondo Pilih Rayakan Lebaran Bareng Warga Pegunungan
Bupati Situbondo, Mas Rio saat bersalaman dengan warga sekitar usai melaksanakan sholat id (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Ada pemandangan berbeda dalam perayaan Idulfitri di Kabupaten Situbondo tahun ini. Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, memilih meninggalkan hiruk-pikuk pusat kota dan melaksanakan Shalat Id bersama masyarakat di dataran tinggi Desa Selobanteng, Kecamatan Banyuglugur, Sabtu (21/3/2026).

Langkah pria yang akrab disapa Mas Rio ini menjadi momen bersejarah bagi warga desa yang terletak di kawasan hutan lebat tersebut. Kehadirannya tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga sebagai bentuk penegasan komitmen pemerintah daerah dalam merangkul masyarakat di wilayah terpencil.

Mas Rio mengaku takjub dengan kelestarian alam di Selobanteng yang dinilainya selaras dengan makna kembali ke fitrah. Menurutnya, suasana sejuk pegunungan memberikan ketenangan spiritual tersendiri sekaligus pengingat pentingnya menjaga ekosistem.

"Kunjungan ini bukan sekadar ibadah, tapi juga meninjau langsung pelestarian lingkungan swadaya masyarakat," ujar Mas Rio di lokasi.

Ia menyoroti program unggulan warga berupa penanaman dan penamaan pohon yang berfungsi sebagai mitigasi bencana longsor serta banjir. Program hutan rakyat ini melibatkan penanaman pohon Jati, Gmelina, hingga Kesambi yang dipilih berdasarkan nilai ekonomi dan fungsi ekologisnya.

"Kita juga tanam pohon buah agar ketersediaan pakan burung dan keanekaragaman hayati tetap terjaga," tambahnya.

Menariknya, komitmen hijau di desa ini telah menyentuh aspek modernitas. Pemerintah daerah memastikan pertumbuhan tanaman di wilayah tersebut dipantau secara rutin, bahkan dengan memanfaatkan teknologi citra satelit agar hasilnya optimal.

Kepala Desa Selomukti, Muntaha, yang turut mengoordinasi wilayah sekitar, mengungkapkan rasa harunya atas kehadiran orang nomor satu di Situbondo tersebut. Ia menyebut masyarakat telah menanam sedikitnya 300 ribu pohon sejak tahun 2009 demi menjaga keseimbangan alam.

“Kehadiran Bupati membawa semangat baru bagi kami untuk terus menjaga lingkungan,” tutur Muntaha.

Selain isu lingkungan, Muntaha juga mengapresiasi efektivitas program kesehatan 'Brtantas' yang digagas Mas Rio. Program tersebut dinilai menjadi penyelamat bagi warga kurang mampu di pelosok yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis.

"Mas Rio membuktikan kepeduliannya, tidak hanya pada alam, tapi juga pada keselamatan jiwa warga melalui akses kesehatan," pungkasnya.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow