Alfan Wahyuddin Resmi Pimpin Gapeknas Gresik 2026–2027, Fokus Digitalisasi dan Perizinan Usaha Konstruksi

17 Feb 2026 - 01:01
Alfan Wahyuddin Resmi Pimpin Gapeknas Gresik 2026–2027, Fokus Digitalisasi dan Perizinan Usaha Konstruksi
Pengukuhan Pengurus Gapeknas Gresik 2026-2027 di Hotel Horison GKB Gresik. (Humas Gapeknas/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Direktur Utama PT Asuka Engineering Indonesia, Alfan Wahyuddin, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional Indonesia (Gapeknas) Kabupaten di wilayah Gresik untuk masa bakti 2026–2027. Prosesi pengukuhan berlangsung di Hotel Horison GKB Gresik.

Alfan yang juga menjabat Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Gresik itu ditunjuk secara langsung dan menyatakan siap mengemban amanah secara profesional sembari menuntaskan masa kepengurusannya di Apindo Gresik yang segera berakhir.

Dalam kepemimpinannya, Alfan menegaskan prioritas awal mencakup penambahan jumlah anggota aktif serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan regulator. Ia menilai kelancaran layanan perizinan dan sertifikasi usaha jasa konstruksi menjadi sektor krusial, khususnya pengurusan SIUJK dan SBUJK bagi anggota.

“Kami akan mendorong sistem informasi dan pelaporan berbasis digital, sekaligus membenahi tata kelola organisasi serta menyusun laporan keuangan yang transparan dan dapat diaudit,” ujar Alfan.

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kolaboratif antar anggota. Menurutnya, organisasi harus menjadi ruang kebersamaan, bukan ajang persaingan proyek secara tidak sehat.

“Saya tegaskan, posisi Ketua tidak akan digunakan untuk meminta proyek pemerintah. Peran kami memastikan ekosistem usaha konstruksi berjalan sehat, fair, dan profesional,” tegasnya.

Alfan menambahkan bahwa kepemimpinannya akan berbasis kerja tim. Ia membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi seluruh pengurus dan anggota untuk bersama meningkatkan kualitas pelaku usaha konstruksi daerah.

“Saya tidak terbiasa bekerja sendiri. Semua program hanya bisa berjalan jika tim terlibat aktif. Saya mengajak seluruh jajaran Gapeknas Gresik bekerja bersama menghadapi dinamika industri yang semakin kompetitif,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Gapeknas Jawa Timur, Baso Juherman, menegaskan penerapan e-catalogue dan mekanisme mini kompetisi membuka peluang lebih luas bagi anggota untuk mengikuti tender secara transparan.

“Ke depan, Gapeknas tidak hanya menjadi wadah administrasi, tetapi juga aktif menyelenggarakan uji kompetensi anggota. Dengan pengalaman organisasi lebih dari 27 tahun, penguatan ini harus dilanjutkan kepengurusan berikutnya,” pungkasnya.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow