Aksi Pria Bawa Celurit Ancam Petugas Ekspedisi Kantor J&T Gresik, Pelaku Diamankan Polisi
"Pelaku datang ke kantor J&T untuk mengambil paket dan ikut mengantre seperti pelanggan lainnya. Namun saat itu handphone pelaku kehabisan baterai, sementara nomor resi paket berada di ponselnya,” ujar Iptu Kevin.
Gresik, (afederasi.com) – Aksi seorang pria membawa senjata tajam jenis celurit dan mengancam petugas ekspedisi viral di media sosial. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan beredar luas di sejumlah grup Facebook. Peristiwa tersebut terjadi di kantor ekspedisi J&T Express yang berada di Jalan Usman Sadar, Kecamatan Gresik, pada Minggu (08/03/2026).
Pria tersebut diketahui bernama Mohammad Dlofir (30), warga Karang Turi, Gresik. Saat ini pelaku telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan di Mapolsek Gresik Kota.
Kapolsek Gresik Kota Iptu Muhammad Kevin Ramadhan menjelaskan, kejadian bermula ketika pelaku datang ke kantor ekspedisi untuk mengambil paket berupa gantungan kunci.
“Pelaku datang ke kantor J&T untuk mengambil paket dan ikut mengantre seperti pelanggan lainnya. Namun saat itu handphone pelaku kehabisan baterai, sementara nomor resi paket berada di ponselnya,” ujar Iptu Kevin.
Karena tidak dapat menunjukkan nomor resi, pelaku kemudian meminta bantuan kepada salah satu petugas ekspedisi, Faisol Efendi, untuk meminjam charger atau kabel data.
Namun permintaan tersebut tidak mendapat respons yang diharapkan. Petugas disebut menjawab dengan nada tinggi sehingga membuat pelaku tersinggung.
“Pelaku merasa kesal setelah mendapat jawaban dengan nada bentak. Ia kemudian pulang ke rumahnya untuk mengambil celurit,” jelas Iptu Kevin.
Jarak rumah pelaku dengan kantor ekspedisi tersebut hanya sekitar 100 meter. Tak lama kemudian, pelaku kembali ke lokasi sambil membawa senjata tajam.
Sesampainya di kantor ekspedisi, pelaku kembali terlibat adu mulut dengan petugas. Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian mengeluarkan celurit yang dibawanya dan mengancam petugas.
“Sesampainya di kantor, terjadi perdebatan antara pelaku dan petugas. Saat emosi, pelaku mengeluarkan celurit yang dibawanya untuk mengancam,” tambah Iptu Kevin.
Aksi tersebut terekam kamera CCTV di kantor ekspedisi dan kemudian menyebar luas di media sosial hingga menjadi viral.
Mendapat laporan terkait kejadian itu, anggota Polsek Gresik Kota langsung bergerak cepat mendatangi rumah pelaku dan mengamankannya.
“Kami mengamankan pelaku beserta barang bukti celurit yang digunakan untuk mengancam petugas,” tegas Kevin.
Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Gresik Kota. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa celurit yang digunakan dalam peristiwa tersebut.(frd)
What's Your Reaction?

