Upacara Adat, Bupati Trenggalek Larung Kepala Kerbau di Dam Bagong

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin larung kepala kerbau di Dam Bagong

16 Jun 2023 - 13:42
Upacara Adat, Bupati Trenggalek Larung Kepala Kerbau di Dam Bagong
Kepala kerbau saat diarak menuju Dam Bagong (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin larung kepala kerbau di Dam Bagong, Jumat (16/6/2023). Kegiatan upacara adat ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Upacara adat atau nyadran Dam Bagong sendiri, merupakan bentuk penghormatan masyarakat atas perjuangan Ki Ageng Menak Sopal yang telah berjasa membawa kemakmuran masyarakat setelah membangun Dam Bagong. 

Bahkan Dam Bagong diyakini selain sebagai sumber pengairan pertanian juga dapat menampung air ketika musim kemarau dan mampu mengendalikan banjir ketika musim penghujan. 

"Ini prosesi nyadran sudah dilaksanakan. Semoga sedekahnya seluruh warga Desa Ngantru dan sedekahnya seluruh warga Desa Kerjo nanti dibalas oleh Allah dengan rejeki yang melimpah," ungkap Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

Disampaikan Bupati Arifin, makna dari kepala itu sebenarnya simbol kehormatan dan kepercayaan.

" Jadi kalau membangun atau kita katakanlah sebagai pelayanan masyarakat, kepercayaan itu adalah segala-galanya. Jadi kepala ini adalah performa kita," terangnya. 

Sedangkan kerbau itu sendiri masih kata Bupati Arifin, melambangkan makhluk Tuhan yang biasa bekerja keras. Maka kepercayaan dan kerja keras itu yang akan menghantarkan pada kesuksesan. 

Kalau ada yang mengira kepala kerbau itu dilarungkan, maka akan mengapung di air dan bisa menyebabkan difteri, namun itu salah besar.

" Seperti yang kita lihat tadi, setelah dilemparkan atau dilarung langsung direbut lagi oleh masyarakat. Jadi tidak ada yang tertinggal di aliran sungai. Sebenarnya upacara adat ini adalah sedekah untuk masyarakat dan dagingnya itu dimakan lagi oleh masyarakat," jelasnya. 

Dinas Pengairan juga akan mengececk secara berkala karena Dam ini tidak hanya mengaliri sawah yang ada di kota. Namun juga mengaliri sampai ke Pogalan dan seterusnya. 

Ditambahkan Bupati Arifin, cita-cita besarnya proyek strategis nasional itu mereplikasi atau membesarkan Dam Bagong dengan Bendungan Bagong yang nanti ada di Sumurup.

" Mari kita doakan pembangunan Bendungan Bagong yang saat ini dilaksanakan, masyarakat di sana juga yang mengikhlaskan bahwa kegiatan di sana bisa berjalan semoga diberi kesabaran, rezeki yang melimpah. Dan yang mengerjakan bisa tepat waktu dan semoga bisa segera termanfaatkan," pungkasnya.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow