TMMD ke-128 di Gresik Resmi Ditutup, Jalan hingga RTLH Rampung 100 Persen
“TMMD bukan sekadar membangun jalan atau rumah. Lebih dari itu, TMMD membangun semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan optimisme masyarakat desa untuk terus maju bersama,” ujar Gus Yani sapaan akrab Bupati.
Gresik, (afederasi.com) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik resmi ditutup, Kamis (22/05/2026). Selama 30 hari pelaksanaan, seluruh sasaran fisik maupun nonfisik berhasil dituntaskan 100 persen melalui kolaborasi TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Gresik, dan masyarakat.
Penutupan TMMD dipimpin langsung Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir selaku Inspektur Upacara. Kegiatan turut dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, jajaran Forkopimda, Kodam V/Brawijaya, Kodim 0817/Gresik, kepala OPD, camat, kepala desa, hingga masyarakat Desa Slempit.
Dalam laporan pelaksanaan disebutkan, TMMD ke-128 berlangsung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan melibatkan 150 personel gabungan. Rinciannya, 130 personel TNI AD, AL, dan AU, enam personel Polri, serta 14 personel pemerintah daerah.
Berbagai pembangunan fisik berhasil dirampungkan. Mulai pemeliharaan jalan aspal, rehabilitasi dua pintu air Waduk Slempit, normalisasi saluran irigasi sepanjang 120 meter, pengecoran jalan poros Dusun Lingsir sepanjang 170 x 4 meter, pembangunan jalan usaha tani di Dusun Lingsit sepanjang 136 x 3,6 meter, hingga pembangunan TPT dan pengerasan jalan usaha tani di Dusun Slempit.
Selain itu, program unggulan Kasad berupa TNI Manunggal Air juga diwujudkan melalui pembangunan satu unit irigasi perpompaan sumur bor di Dusun Slempit.
TMMD ke-128 juga menghadirkan rehabilitasi enam rumah tidak layak huni (RTLH), renovasi musala di Dusun Lingsir, serta pembangunan tempat pembuangan sampah (TPS) desa.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, program nonfisik juga mendapat sambutan antusias masyarakat.
Kegiatan meliputi sosialisasi Bangga Kencana, layanan administrasi kependudukan, kampanye Germas bagi ibu hamil dan balita, pembinaan posyandu, screening tuberkulosis, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian benih ikan nila, sosialisasi pengelolaan sampah, hingga wawasan kebangsaan dan bela negara.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang telah menyukseskan TMMD ke-128.
“TMMD bukan sekadar membangun jalan atau rumah. Lebih dari itu, TMMD membangun semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan optimisme masyarakat desa untuk terus maju bersama,” ujar Gus Yani sapaan akrab Bupati.
Menurut Gus Yani, pembangunan desa membutuhkan keterlibatan semua pihak dan keberlanjutan agar hasil pembangunan benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Yang dibangun hari ini bukan hanya infrastruktur, tetapi juga harapan. Semoga hasil TMMD ini menjadi pengungkit aktivitas ekonomi warga dan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Slempit,” imbuhnya.
Sementara itu, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang telah berjalan sejak 1980 sebagai bagian percepatan pembangunan dan pemberdayaan wilayah.
“TMMD menjadi bukti nyata keseriusan TNI bersama pemerintah dalam mengatasi berbagai kesulitan masyarakat di daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan mempercepat pembangunan,” tegasnya.
Brigjen TNI Kohir memastikan seluruh hasil pembangunan telah melalui proses pengawasan dan evaluasi tim pusat dengan hasil pelaksanaan yang dinilai baik serta kualitas pembangunan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Baik kegiatan fisik maupun nonfisik semuanya telah selesai 100 persen. Hasil evaluasi dari tim pusat juga menunjukkan pelaksanaan berjalan baik dan kualitasnya dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Danrem juga menyoroti kuatnya semangat kebersamaan selama pelaksanaan TMMD. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat tetap terjaga kuat.
“Selama 30 hari mereka bekerja bersama, saling mengenal, saling memahami, dan memiliki tujuan yang sama untuk membangun daerah menjadi lebih baik,” pungkasnya.(frd)
What's Your Reaction?

