Sukses Ungkap Kasus, Sejumlah Personel Polres Trenggalek Diganjar Penghargaan

17 Jan 2024 - 16:38
Sukses Ungkap Kasus, Sejumlah Personel Polres Trenggalek Diganjar Penghargaan
Prosesi serah terima penghargaan di halaman Mapolres Trenggalek (suparni/afederasi.com)

Trenggalek, (afederasi.com) - Sejumlah anggota Polres Trenggalek mendapatkan penghargaan atas dedikasi, integritas, dan prestasi luar biasa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) yang mereka emban.

Iptu Singgih Marsudi, yang juga menjabat sebagai Kaurbinops Satreskrim, bersama dengan Bripka Hery Wahyu Murtanto, meraih penghargaan atas kontribusi mereka.

Penghargaan juga diberikan kepada Kanitreskrim Polsek Panggul beserta dua anggota unit Satrekrim, Aipda Nurman Ary Darmawan dan Bripda Diki Wahyu Widiantoro, atas keberhasilan mengungkap kasus penipuan di Kecamatan Panggul.

Selanjutnya, Kanit Idik II Satreskrim Aiptu Sugik Widianto dan beberapa anggota, yaitu Brigadir Nuril Huda Pratama, Briptu Tri Sasongko, Briptu Alfian Tegar T., dan Briptu Pradika Dwi H., juga menerima penghargaan atas prestasi mereka.

Aipda Agung Wahyuliono, PS. Kanitreskrim Polsek Suruh, bersama dengan Aipda Dedik Ariyanto dan Bripka Eko Agus R., mendapatkan penghargaan atas peran serta mereka dalam mengungkap kasus pencurian dan kekerasan di Kecamatan Suruh.

Dari Satresnarkoba, Aiptu Catur Agus Wicaksono, Aiptu Mahesa Cahyo Trenggono, Aipda M. Darojatus Syaroful Ula, Bripka Jayeng Panji T., dan Brigadir Yolanda Aji Novandy menerima penghargaan atas keberhasilan mengungkap kasus narkoba melebihi target yang ditentukan selama tahun 2023.

Upacara pemberian penghargaan dilaksanakan di halaman Mapolres Trenggalek pada Rabu (17/1/2024) bersamaan dengan upacara kesadaran nasional. Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para anggota yang berprestasi.

"Saya ucapkan selamat kepada seluruh anggota yang menerima penghargaan. Saya harapkan agar terus meningkatkan profesionalisme dan prestasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," ungkap AKBP Gathut.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan apresiasi dari negara dan pimpinan atas kerja keras serta kegigihan para anggota dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

"Reward dan punishment harus dilakukan secara berimbang. Penghargaan untuk yang bekerja dengan baik dan hukuman bagi anggota yang melanggar. Dengan begitu, organisasi dapat berjalan lebih optimal," tambahnya.

AKBP Gathut berharap penghargaan ini dapat menjadi pemicu semangat, motivasi, dan inspirasi bagi anggota lainnya agar senantiasa meningkatkan kemampuan diri, sensitif terhadap lingkungan sekitar, dan merespons cepat atas keluhan masyarakat. (pb/dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow