Rayakan Hari Tari Sedunia, Ratusan Penari Jombang Pentas 12 Jam Nonstop
Jombang, (afederasi.com) – Gemuruh tarian dan semangat seni menyelimuti Kabupaten Jombang pada akhir pekan ini. Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia, puluhan seniman dan puluhan anggota sanggar tari dari berbagai penjuru kota bersatu padu.
Mereka menggelar pementasan spektakuler: 12 jam menari nonstop di depan Gedung Kesenian Kabupaten Jombang, Minggu (03/05/2026).
Puncak acara tidak langsung dimulai dengan tarian. Sebelum performa utama, ratusan peserta yang mengenakan kostum warna-warni melakukan kirab budaya di area Car Free Day (CFD) Jombang. Arak-arakan ini menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang tengah berolahraga dan menikmati akhir pekan.
Salah satu momen yang paling menarik perhatian publik adalah aksi bagi-bagi jajanan khas yang dilakukan oleh para penari kepada pengunjung CFD. Setelah berkeliling, rombongan peserta tari kemudian bergerak menuju halaman Gedung Kesenian Jombang untuk memulai misi utama mereka.
Dimulai sejak pagi hingga malam hari, panggung terbuka di halaman gedung kesenian menjadi saksi kolaborasi dan ekspresi penari. Perwakilan dari masing-masing sanggar tari di Kabupaten Jombang bergantian menunjukkan koreografi terbaik mereka.
Mulai dari tari tradisional klasik, tari kreasi baru, hingga sentuhan modern, semuanya tersaji apik di depan aparatur daerah dan masyarakat umum.
"Kami ingin menunjukkan bahwa energi tari tidak pernah padam. Dengan menari 12 jam, kami mengibaratkan semangat pelestarian budaya yang harus berlangsung terus-menerus," ujar Novi Inggit dan Adi Putra Koordinator acara yang ditemui di sela-sela pementasan.
Acara ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antar pegiat seni. Di tengah gempuran budaya digital, kegiatan seperti ini dinilai penting untuk menjaga eksistensi tari sebagai warisan leluhur sekaligus hiburan yang menyehatkan.
Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pun mengapresiasi inisiatif mandiri para pegiat sanggar. Mereka berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas Jombang sebagai kota yang kaya akan seni tradisional.
"Selamat untuk para penari. Ini adalah bukti bahwa Jombang punya talenta luar biasa. Mari kita dukung terus," pungkas Wor Windari Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.
12 jam menari di Jombang berakhir malam dengan tepuk tangan meriah dari penonton yang setia menanti. Kesuksesan acara ini diharapkan dapat menginspirasi kota-kota lain untuk merayakan Hari Tari Sedunia dengan cara yang kreatif dan penuh semangat kebersamaan.(san).
What's Your Reaction?

