Pembunuhan Brutal Terjadi di Pasuruan: Pria Menyandera Menantu Hamil dan Menyerang dengan Pisau Dapur

Pembunuhan mengerikan terjadi pada Selasa (31/10/2023) sekitar pukul 16.00 WIB di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Khoiri alias Satir (52), seorang pria, telah ditangkap oleh polisi setelah menganiaya secara brutal menantunya sendiri, Almuniroh Hafidloh Diyanah (23).

01 Nov 2023 - 12:58
Pembunuhan Brutal Terjadi di Pasuruan: Pria Menyandera Menantu Hamil dan Menyerang dengan Pisau Dapur
Pelaku Khoiri (52) setelah diamankan Polsek Purwodadi. (ist/beritajatim.com)

Pasuruan, (afederasi.com) - Pembunuhan mengerikan terjadi pada Selasa (31/10/2023) sekitar pukul 16.00 WIB di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Khoiri alias Satir (52), seorang pria, telah ditangkap oleh polisi setelah menganiaya secara brutal menantunya sendiri, Almuniroh Hafidloh Diyanah (23). Dalam aksinya yang mengerikan ini, pelaku menggunakan sebilah pisau dapur yang mematikan.

Menurut Kapolsek Purwodadi, AKP Pujianto, korban, yang merupakan menantunya bernama Fitria, saat itu berada di dalam kamar suaminya.

"Telah terjadi percobaan pembunuhan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ungkap Pujianto, seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com

Pada saat kejadian yang mengerikan tersebut, korban Fitria berada dalam kamar, dan tanpa peringatan, pelaku Khoiri dengan tiba-tiba masuk ke dalam kamar tersebut. Tanpa belas kasihan, pelaku segera menyerang korban dengan menggunakan pisau dapur yang telah dibawanya.

Dalam tindakan kejamnya, pelaku tak ragu-ragu menggorok leher korban dengan pisau tersebut. Tindakan sadis ini menyebabkan korban mengalami luka yang sangat serius, yang pada akhirnya mengakibatkan kematian Fitria.

Usai melakukan perbuatannya yang keji, Khoiri langsung melarikan diri dan mencari tempat persembunyian. Dia menemukan tempat berlindung di salah satu rumah tetangga dan mengunci dirinya di dalam kamar milik tetangganya yang bernama Bari. Tindakan pelaku ini memicu perburuan polisi untuk menangkapnya dan membawa keadilan atas pembunuhan yang mengerikan ini.

Korban yang sudah dalam keadaan sekarat segera dilarikan ke Puskesmas Purwodadi oleh pihak yang memberikan pertolongan pertama. Namun, sayangnya, nyawa korban tidak bisa tertolong dan Fitria dinyatakan meninggal dunia di tengah perjalanan menuju puskesmas.

Tindakan pembunuhan yang kejam ini menjadi sorotan tajam di masyarakat, terutama karena korban, Fitria, saat itu sedang mengandung dan berada dalam kondisi hamil selama tujuh bulan. Kehilangan ini menjadi pukulan berat bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat di sekitarnya.

Setelah peristiwa tragis tersebut, suami korban segera melaporkan kejadian ini kepada Polsek Purwodadi, yang kemudian mengambil tindakan cepat untuk menangkap pelaku Khoiri. Kasus ini terus menjadi bahan penyelidikan lebih lanjut untuk membawa pelaku ke pengadilan dan memastikan keadilan terwujud dalam kasus pembunuhan yang mengerikan ini.(Mg-2/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow