Pamit Cari Rumput, Warga Sugio Lamongan Ditemukan Tewas Tenggelam di Waduk German

Insiden memilukan menimpa seorang warga di Kabupaten Lamongan. Tiyok Adi Sujana (33), seorang pria asal Desa German, Kecamatan Sugio, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) setelah dilaporkan tenggelam di Waduk German setempat.

20 Jun 2026 - 15:29
Pamit Cari Rumput, Warga Sugio Lamongan Ditemukan Tewas Tenggelam di Waduk German
Tim BPBD Lamongan saat mengevakuasi jasad Korban Tenggelam. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Insiden memilukan menimpa seorang warga di Kabupaten Lamongan. Tiyok Adi Sujana (33), seorang pria asal Desa German, Kecamatan Sugio, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) setelah dilaporkan tenggelam di Waduk German setempat.

Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat (19/6/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, korban diketahui keluar rumah untuk mencari rumput di sekitar area waduk. Menjelang siang, tepatnya pukul 11.00 WIB, beberapa warga sekitar masih sempat melihat korban sedang mencuci tangan di tepi waduk.

Namun, kecurigaan mulai muncul saat korban tak kunjung kembali hingga sore hari. Pukul 15.00 WIB, pihak keluarga dibantu warga setempat berinisiatif melakukan pencarian di lokasi terakhir kali korban terlihat, hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib dan BPBD Lamongan.

Mendapat laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lamongan langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan Muspika Sugio serta perangkat desa setempat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Ery S. Rosidi, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa proses pencarian intensif langsung dimaksimalkan dengan menerjunkan peralatan water rescue.

"Setelah berkoordinasi dengan Muspika, perangkat desa, dan pihak keluarga, tim langsung menerjunkan perahu karet ke area waduk pada Sabtu (20/6/2026) pagi sekitar pukul 10.45 WIB. Tim melakukan manuver sebanyak lima kali untuk memicu pergerakan di bawah air," ujar Ery saat dikonfirmasi, Sabtu (20/6/2026) siang.

Upaya keras tim gabungan akhirnya membuahkan hasil. Hanya berselang sekitar 25 menit dari dimulainya operasi air, jasad korban berhasil ditemukan.

"Tepat pukul 11.10 WIB, korban berhasil diketemukan sekitar 50 meter dari titik lokasi pertama kali ia terlihat. Kondisinya sudah meninggal dunia," tambah Ery.

Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) evakuasi, jasad korban langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk proses penyucian dan pemakaman oleh pihak keluarga. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow