PTPN III (Persero) dan PTPN V Gandeng Aiken Kakoki Jepang untuk Pengembangan Energi Baru Terbarukan dari Limbah Sawit

Anak perusahaan dari Holding Perkebunan Nusantara, yaitu PTPN III (Persero), yaitu PT Perkebunan Nusantara V, terus memperluas program pemanfaatan energi baru terbarukan.

03 Oct 2023 - 13:12
PTPN III (Persero) dan PTPN V Gandeng Aiken Kakoki Jepang untuk Pengembangan Energi Baru Terbarukan dari Limbah Sawit
Anak Perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara V terus memperluas program pemanfaatan energi baru terbarukan.

Jakarta, (afederasi.com) - Anak perusahaan dari Holding Perkebunan Nusantara, yaitu PTPN III (Persero), yaitu PT Perkebunan Nusantara V, terus memperluas program pemanfaatan energi baru terbarukan. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengolah limbah cair sawit atau palm oil mill effluent (POME) melalui pembangunan pembangkit tenaga biogas (PTBg). Hal ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas perkebunan sawit utama di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau.

Perusahaan perkebunan ini baru-baru ini menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Jepang, Aiken Kakoki, untuk membangun PTBg cofiring. Chief Executive Officer PTPN V, Jatmiko Santosa, menjelaskan bahwa pembangunan PTBg cofiring ini berlangsung di kawasan pabrik kelapa sawit (PKS) Sei Garo, Kabupaten Kampar, Riau. Kesepakatan untuk memulai pembangunan PTBg ini telah ditandatangani, dan rencananya akan dimulai segera.

"Pembangunan PTBg ini memiliki kapasitas minimum pengolahan POME sebesar 150 meter kubik perhari, dan sejalan dengan aktivitas riset AIKEN selama dua tahun," kata Jatmiko Santosa seperti yang dilansir dari suara.com media partner afederasi.com. Ia juga menyampaikan rasa syukur bahwa PTPN V, melalui kolaborasi dengan para peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dapat terlibat dalam pengembangan dan penerapan teknologi terbaru dalam pembangunan PTBg.

Teknologi yang digunakan, yaitu Expanded Granular Sludgebeg (EGSB), memanfaatkan bakteri anaerob granular untuk pengolahan POME. Selain memanfaatkan gas metana yang dihasilkan sebagai sumber energi, teknologi ini juga menghasilkan produk sampingan berupa dehydrated sludge. Produk sampingan ini memiliki nilai kalori yang tinggi, mencapai 5.110 kalori, melebihi nilai kalori batu bara yang rata-rata berkisar antara 3.600 hingga 4.200 kalori, seperti yang dijelaskan oleh Kepala Bagian Perencanaan Sustainability dan Teknologi Informasi PTPN V, Ifri Handi Lubis.

Ifri Handi Lubis juga menambahkan harapannya bahwa kerjasama antara Indonesia dan Jepang dalam pengembangan teknologi ini dapat berjalan dengan baik. Semangat pemanfaatan energi baru terbarukan di Holding Perkebunan Nusantara diharapkan dapat terus dimaksimalkan di masa mendatang. Saat ini, PTPN V adalah perusahaan perkebunan plat merah terbesar yang memanfaatkan EBT melalui pengolahan POME dengan PTBg. PTPN V baru-baru ini mendapatkan penghargaan internasional Asean Energy Awards (AEA) 2023 untuk kategori Renewable Energy for Cogeneration, yang menjadi pengakuan atas komitmen mereka dalam pemanfaatan energi baru terbarukan.

Demikianlah informasi terbaru tentang upaya PTPN III (Persero) dan Perkebunan Nusantara V dalam mengembangkan dan memanfaatkan energi baru terbarukan melalui pengolahan limbah sawit. Semoga langkah-langkah ini dapat membawa manfaat positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.(mg-2/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow