Pemkab Situbondo Revitalisasi Pasar Sapi Sumberkolak, Kapasitas Bakal Ditingkatkan Jadi 2.000 Ekor
Pemkab Situbondo akan melakukan revitalisasi total Pasar Sapi Sumberkolak. Langkah ini diambil guna meningkatkan kapasitas hingga 2.000 ekor sapi menyusul lonjakan transaksi menjelang Idul Adha.
Situbondo, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Situbondo segera merevitalisasi Pasar Sapi Sumberkolak guna mengantisipasi lonjakan transaksi hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kapasitas tampung pasar hingga 2.000 ekor sapi sekaligus memodernisasi kawasan pusat perdagangan ternak tersebut.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengungkapkan bahwa revitalisasi ini menjadi prioritas karena kapasitas pasar saat ini sudah tidak memadai. Ia mencatat adanya lonjakan aktivitas jual beli yang mencapai dua kali lipat setiap mendekati musim kurban.
"Menjelang Idul Adha ini aktivitasnya luar biasa ramai. Kapasitas pasar sudah tidak cukup menampung karena lonjakannya bisa dua kali lipat," ujar Rio saat meninjau langsung lokasi pasar, Sabtu (23/5/2026).
Menurut Rio, Pasar Sumberkolak merupakan pusat perdagangan ternak strategis di kawasan Tapal Kuda yang menarik minat pedagang lintas provinsi. Pantauannya di lapangan menunjukkan kehadiran pelaku bisnis dari berbagai wilayah, mulai dari Semarang hingga Bogor.
Merespons potensi ekonomi tersebut, Pemkab Situbondo kini telah menyusun desain tata ruang baru. Fokus utamanya adalah perluasan area agar mampu menampung hingga 2.000 ekor sapi.
"Saya sudah minta denahnya. Pasar ini akan kita perbaiki dan kapasitasnya kita tingkatkan sampai 2.000 ekor sapi," tegasnya.
Selain perluasan lahan, Pemkab juga akan melakukan penataan ulang infrastruktur di dalam pasar. Sejumlah titik yang menghambat sirkulasi, seperti keberadaan warung di area tengah, akan dievaluasi demi kenyamanan pedagang dan pembeli.
"Bukan hanya diperbesar, tapi juga ditata ulang supaya pedagang dan pembeli lebih nyaman dan representatif," tambah Rio.
Sementara itu, tingginya permintaan hewan kurban juga berimbas pada pergerakan harga. Syamsul Arifin, salah seorang pedagang di pasar tersebut, menyebut harga sapi kategori ekonomi mengalami kenaikan sekitar 20 persen.
"Biasanya sapi kategori ekonomi sekitar Rp21 juta, sekarang sudah tembus Rp23 juta per ekor," ungkapnya.
Melalui rencana revitalisasi ini, Pemkab Situbondo optimistis Pasar Sumberkolak akan bertransformasi menjadi pasar ternak yang modern. Langkah ini diharapkan tidak hanya menertibkan arus perdagangan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi para peternak lokal secara berkelanjutan.(vya/dn)
What's Your Reaction?

